Anggaran MBG Terserap Rp139,77 Triliun, Masih Ada Rp79 Triliun
Anggaran MBG terserap Rp139,77 triliun hingga 16 September 2026. BGN masih memiliki sekitar Rp79 triliun untuk penyaluran hingga akhir tahun.
Gibran Rakabuming Raka (kiri), Bobby Nasution (tengah), Kaesang Pangarep (kanan)./Instagram@kaesangp
Harianjogja.com, JAKARTA--M. Bobby Afif Nasution, menantu Presiden Joko Widodo, ikut membangun rumah bersubsidi di Sukabumi.
Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI), Soelaeman Soemawinata mengatakan bahwa tidak perlu mempermasalahkan kehadiran Bobby di dunia properti, pasalnya Bobby sudah terjun di dunia properti sejak lama, bahkan saat masih di Medan.
“Dia [Bobby] itu sekarang di REI menjabat menjadi Wakil Sekretaris Jenderal [Wasekjen] Bidang Perizinan dan sudah lama terjun di dunia properti, tidak ada hubungannya dengan dia [Bobby] menantu presiden atau bukan,” katanya seusai konferensi pers REI di Jakarta, Rabu (23/1/2019).
Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat REI Paulus Totok Lusida pun membenarkan dan mengatakan bahwa proyek yang dilakukan perusahaan pengembang milik Bobby di Sukabumi merupakan hal yang bagus dan bisa ikut membantu menjalankan program pemerintah.
“Itu sangat bagus, karena industri properti itu tidak berkaitan dengan memakai uang negara ya, supaya masyarakat juga tahu bahwa semua pembangunan ini dilakukan secara benar dan profesional dan yang dia [Bobby] lakukan itu benar bisnis swasta murni dan membantu rakyat kecil,” ungkapnya di Jakarta, Kamis (24/1/2019).
Menurutnya, sekarang memang semakin banyak yang memang berminat untuk terjun ke sektor perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) karena meskipun keuntungannya kecil, akan tetapi perputaran investasinya cepat dan mudah.
“Minat pengembang makin besar, meskipun marginnya kecil kalau rumah subsidi, mepet lah, tapi marketingnya nggak perlu repot-repot, jadi walaupun untungnya kecil tapi perputarannya cepat. Jadi minatnya besar. Dari REI itu sebagian besar 80 persen pengembang rumah subsidi,” tegasnya.
Totok menambahkan, secara proyeksi pasar, backlog yang ada masih cukup besar. Terlebih sekarang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sudah mengeluarkan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).
“KPBU itu bisa menjadi akses jalan masuknya bagi pembangunan rumah untuk MBR, jadi kerjasama pemerintah dengan badan usaha. Jalan masuk maksudnya pembangunannya dibantu supaya rumah MBR itu nggak jadi rumah mewah,” tambah Totok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Anggaran MBG terserap Rp139,77 triliun hingga 16 September 2026. BGN masih memiliki sekitar Rp79 triliun untuk penyaluran hingga akhir tahun.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 7 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 7 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL sebesar Rp8.000.
Pemkab Magelang menyiapkan 70 SPKL mobil dan 74 battery swap station untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan pariwisata.
PHRI Sleman dan DP3 membangun sistem informasi pemasaran untuk mempertemukan supplier produk lokal dengan pelaku usaha.