Advertisement
Iran Desak AS Pilih Gencatan Senjata atau Perang Lewat Israel
Bendera Iran.
Advertisement
Harianjogja.com, TEHERAN—Pemerintah Iran menegaskan Amerika Serikat harus menentukan sikap antara melanjutkan gencatan senjata atau tetap berada dalam jalur konflik melalui Israel. Pernyataan keras ini muncul di tengah meningkatnya eskalasi serangan di kawasan Timur Tengah.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyebut posisi Teheran sudah jelas. “Syarat-syarat gencatan senjata Iran-AS jelas dan eksplisit, Amerika harus memilih antara gencatan senjata atau perang berkelanjutan melalui Israel. AS tidak dapat memiliki keduanya,” tulisnya di platform X, Rabu (8/4/2026).
Advertisement
Ia juga menyoroti situasi di Lebanon yang dinilai semakin memburuk. “Bola ada di tangan Amerika dan dunia sedang mengamati apakah AS akan bertindak sesuai komitmennya,” ujarnya.
Laporan dari Tasnim News Agency menyebut Teheran berpotensi menarik diri dari kesepakatan gencatan senjata jika Israel terus melancarkan serangan ke Lebanon.
BACA JUGA
Dalam perkembangan terbaru, militer Israel dilaporkan menyerang lebih dari 100 titik dalam waktu sekitar 10 menit di Beirut, Lembah Beqaa, hingga Lebanon selatan. Operasi ini disebut sebagai serangan terkoordinasi terbesar sejak konflik terbaru di wilayah tersebut.
Selain operasi di Lebanon, Israel juga terus melancarkan serangan terhadap Iran sejak 28 Februari, serta melakukan operasi darat dan udara di wilayah selatan Lebanon pascaserangan lintas batas oleh kelompok Hizbullah pada 2 Maret. Serangan tersebut tetap berlangsung meski gencatan senjata telah diberlakukan sejak November 2024.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan setelah mediasi Pakistan. Ia juga menyebut Iran telah mengajukan proposal 10 poin sebagai dasar negosiasi lanjutan.
Pengumuman itu muncul kurang dari dua jam sebelum tenggat yang ditetapkan Washington kepada Teheran untuk membuka kembali jalur Selat Hormuz atau menghadapi ancaman eskalasi lebih besar.
Situasi ini menempatkan kawasan Timur Tengah dalam ketegangan tinggi, dengan masa depan gencatan senjata sangat bergantung pada keputusan politik dan langkah militer dari masing-masing pihak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Silaturahmi di Gunungkidul, Ini Pesan Penting Sultan HB X
- IUP Bermasalah Terancam Dicabut, Prabowo Beri Waktu Seminggu
- Prabowo: 70 Persen Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia
- PBB Pastikan Gugurnya TNI di Lebanon Akibat Serangan Tank Israel
- WFH ASN DIY Dimulai, Rabu Dipilih Hindari Efek Libur Panjang
- Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
Advertisement
Advertisement




