Advertisement
Militer AS Tetap Siaga di Sekitar Iran hingga Ada Kesepakatan Nyata
Foto ilustrasi serangan udara, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Advertisement
Harianjogja.com, ISTANBUL— Ketegangan di kawasan Timur Tengah belum benar-benar mereda. Militer Amerika Serikat masih dipertahankan di sekitar Iran meski kesepakatan gencatan senjata telah diumumkan.
Presiden Donald Trump menegaskan seluruh kapal, pesawat, dan personel militer AS akan tetap berada di wilayah tersebut hingga kesepakatan benar-benar dipatuhi secara penuh.
Advertisement
“Seluruh kekuatan militer kami akan tetap berada di dalam dan di sekitar Iran hingga kesepakatan nyata yang dicapai sepenuhnya dipatuhi,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).
Ia menyebut kemungkinan pelanggaran sangat kecil. Namun, jika hal itu terjadi, respons militer disebut akan jauh lebih besar dibanding sebelumnya.
BACA JUGA
“Jika karena alasan apa pun hal itu tidak terjadi, maka penembakan akan dimulai dengan skala yang lebih besar, lebih baik, dan lebih kuat dari yang pernah dilihat sebelumnya,” katanya.
Trump juga menyinggung bahwa kesepakatan terkait pelarangan senjata nuklir sebenarnya telah tercapai sejak lama, meskipun menurutnya masih ada narasi yang menyesatkan.
“Tidak ada senjata nuklir dan Selat Hormuz akan terbuka serta aman,” ujarnya.
Di tengah situasi tersebut, ia menyebut militer AS saat ini dalam kondisi siaga sambil menunggu perkembangan lanjutan.
“Untuk sementara, militer besar kami sedang mempersiapkan diri dan beristirahat, serta menantikan langkah berikutnya,” tambahnya.
Sebagai konteks, Iran dan AS sebelumnya mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada Selasa (7/4/2026). Kesepakatan ini dimaksudkan untuk membuka jalan menuju perundingan akhir guna menghentikan konflik yang telah berlangsung sejak akhir Februari.
Pengumuman itu muncul menjelang batas waktu ultimatum yang beberapa kali diperpanjang oleh Trump, terkait tuntutan pembukaan kembali Selat Hormuz dan penerimaan kesepakatan baru.
Meski ada gencatan senjata, keputusan mempertahankan kekuatan militer menunjukkan situasi di lapangan masih menyimpan potensi eskalasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kuasa Hukum Sri Purnomo Bantah Persekongkolan dengan Raudi Akmal
Advertisement
Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten
Advertisement
Berita Populer
- Silaturahmi di Gunungkidul, Ini Pesan Penting Sultan HB X
- WFH ASN DIY Dimulai, Rabu Dipilih Hindari Efek Libur Panjang
- IUP Bermasalah Terancam Dicabut, Prabowo Beri Waktu Seminggu
- Prabowo: 70 Persen Energi Asia Timur Lewat Laut Indonesia
- Penyerbuan Al Aqsa Picu Kecaman, MHM Soroti Pelanggaran
- BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di DIY Mulai 9-11 April
- Pemerintah Pertimbangkan Stop Kirim PMI ke Timur Tengah
Advertisement
Advertisement






