Advertisement

BGN: Puluhan Ribu Motor Listrik Disiapkan untuk Distribusi SPPG

Newswire
Kamis, 09 April 2026 - 13:07 WIB
Sunartono
BGN: Puluhan Ribu Motor Listrik Disiapkan untuk Distribusi SPPG Foto ilustrasi dapur Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Pengadaan puluhan ribu motor listrik untuk mendukung distribusi program pemenuhan gizi nasional masih menunggu penyelesaian administrasi sebelum dikirim ke berbagai daerah. Kendaraan ini disiapkan khusus untuk menjangkau wilayah dengan akses transportasi yang sulit.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, memastikan seluruh unit motor listrik tersebut belum didistribusikan karena masih dalam proses pencatatan sebagai Barang Milik Negara (BMN).

Advertisement

“Motor listrik ini belum didistribusikan. Kami memastikan seluruh proses administrasi, termasuk pencatatan sebagai BMN, diselesaikan terlebih dahulu agar penggunaannya tertib, transparan, dan akuntabel,” ujarnya, Kamis (9/4/2026).

Motor listrik tersebut nantinya akan digunakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperlancar penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama di daerah terpencil.

Dadan mengungkapkan, pengadaan kendaraan ini merupakan bagian dari strategi operasional sekaligus upaya mendorong industri dalam negeri. Seluruh unit diproduksi di fasilitas manufaktur di Citeureup, Jawa Barat, dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 48,5 persen.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk tidak hanya mendukung operasional program, tetapi juga mendorong industri nasional melalui penggunaan produk dalam negeri dengan TKDN yang signifikan,” katanya.

Distribusi kendaraan akan dilakukan secara bertahap setelah seluruh proses administrasi rampung, dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing wilayah.

Sebelumnya, Dadan menyebut pengadaan kendaraan ini menyasar kepala SPPG yang bertugas di lapangan, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses transportasi.

Ia menyebut total pengadaan mencapai 25.000 unit untuk tahun 2025, dengan realisasi sebanyak 21.801 unit yang telah tersedia.

“Kita akan distribusikan nanti untuk operasional, seluruh orang yang ada di SPPG, terutama di daerah-daerah yang sulit,” kata Dadan.

Menurutnya, keberadaan motor listrik ini menjadi solusi untuk memastikan distribusi program MBG tetap berjalan lancar meski menghadapi tantangan geografis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pria 44 Tahun Ajak Remaja Main Nikah-Nikahan, Ujungnya Pemerkosaan

Pria 44 Tahun Ajak Remaja Main Nikah-Nikahan, Ujungnya Pemerkosaan

Gunungkidul
| Kamis, 09 April 2026, 14:17 WIB

Advertisement

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Greenhouse Melon Ketitang Jadi Daya Tarik Baru Wisata di Klaten

Wisata
| Rabu, 08 April 2026, 20:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement