Menaker: Kendaraan Listrik Buka Peluang Kerja Baru
Menaker Yassierli menyebut transisi hijau membuka peluang kerja baru. Indonesia menargetkan 5,01–5,32 juta tenaga kerja hijau pada 2029.
Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma\'ruf Amin, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018). /Suara.com-Ummi Hadyah Saleh
Harianjogja.com, JAKARTA- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Capres - Cawapres Joko Widodo atau Jokowi - Ma\'ruf Amin, Erick Thohir menyebutkan kedatangannya ke gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden untuk berkoordinasi dengan Moeldoko perihal jadwal Jokowi sebagai Presiden.
Erick membantah kedatangannya ke kantor staf presiden untuk melakukan rapat bersama Kepala Staf Presiden yang juga merupakan Wakil Ketua TKN Jokowi - Ma\'ruf, Moeldoko.
"Koordinasi. Biar gimana kan kita harus minta jadwal pak Presiden. Beliau Senin-Kamis sebagai presiden, Jumat sampai Minggu sebagai capres. tapi kan kadang-kadang kalau kita sudah menyusun agenda, tiba-tiba beliau memutuskan datang sebagai capres. Ini kan perlu konsolidasi. Jangan sampai nanti di lapangan kita menyalahi aturan," ujar Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/1/2019).
Menurut Erick, pihaknya tidak ingin menyalahi aturan saat mengundang Jokowi hadir sebagai capres. Ia mencontohkan adanya laporan ke Bawaslu perihal kehadiran Jokowi sebagai capres di acara alumni UI serta laporan visi presiden yang disiarkan di televisi.
"Misalnya, ada laporan ke Bawaslu ketika presiden dibilang datang ke acara alumni UI. Saya bingung, sudah jelas alumni UI datang ke Senayan sebagai capres, dilaporin, bingung," kata dia.
Sementara, kata Erick, visi presiden yang disampaikan di televisi diperbolehkan. Ia pun membandingkan dengan pidato kebangsaan Capres Prabowo Subianto yang seharusnya tidak boleh disiarkan.
"Visi presiden di televisi, nggak boleh. Padahal visi misi di televisi boleh loh, yang nggak boleh tuh ketika memaparkan visi misi sebagai capres. Kemarin, pidato paslon 2 itu kan disiarkan di TV, itu yang ngggak boleh," ucap Erick.
Erick menambahkan, wajar posisi Jokowi yang merupakan petahana diuntungkan. Namun Jokowi, kata Erick, tidak akan memanfaatkan keuntungan-keuntungan yang akan didapat selaku petahana.
"Memang sebagai petahana diuntungkan, itu wajar-wajar saja di semua negara. dan peraturannya membolehkan, insyaAllah kita tidak memanfaatkan," tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris TKN Jokowi-Ma\'ruf Hasto Kristiyanto juga mengatakan hal yang sama. Ia membantah kalau pertemuannya dengan Moeldoko membahas agenda kampanye. "Say hello saja," ucap Hasto singkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Menaker Yassierli menyebut transisi hijau membuka peluang kerja baru. Indonesia menargetkan 5,01–5,32 juta tenaga kerja hijau pada 2029.
bagi MICHELIN Guide, pengalaman menginap yang benar-benar berkesan dibentuk oleh sesuatu yang lebih menyeluruh: bagaimana sebuah tempat memiliki karakter, terhu
Pemda DIY menyidak empat SPPG di Kota Jogja untuk memeriksa kebersihan dapur, kepatuhan SOP, dan mencegah kontaminasi makanan MBG.
Mahasiswa PK UNY menjadi juri Kirab Daur Ulang Sampah SMKN 1 Godean. Siswa menampilkan busana dari koran, kertas, dan plastik bekas.
Giorgia Meloni mengumumkan rencana larangan burqa dan niqab di sekolah Italia, pembatasan murid asing per kelas, serta kewajiban belajar bahasa Italia.
Manunggal Fair 2026 di Alun-Alun Wates menargetkan 312 tenant dan 100.000 pengunjung. Panitia menegaskan komitmen mencegah pungli.