Advertisement
Erick Thohir: Memang Petahana Diuntungkan, Peraturan Membolehkan
Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Amin, di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018). - Suara.com/Ummi Hadyah Saleh
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Capres - Cawapres Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Erick Thohir menyebutkan kedatangannya ke gedung Bina Graha Kantor Staf Presiden untuk berkoordinasi dengan Moeldoko perihal jadwal Jokowi sebagai Presiden.
Erick membantah kedatangannya ke kantor staf presiden untuk melakukan rapat bersama Kepala Staf Presiden yang juga merupakan Wakil Ketua TKN Jokowi - Ma'ruf, Moeldoko.
Advertisement
"Koordinasi. Biar gimana kan kita harus minta jadwal pak Presiden. Beliau Senin-Kamis sebagai presiden, Jumat sampai Minggu sebagai capres. tapi kan kadang-kadang kalau kita sudah menyusun agenda, tiba-tiba beliau memutuskan datang sebagai capres. Ini kan perlu konsolidasi. Jangan sampai nanti di lapangan kita menyalahi aturan," ujar Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/1/2019).
Menurut Erick, pihaknya tidak ingin menyalahi aturan saat mengundang Jokowi hadir sebagai capres. Ia mencontohkan adanya laporan ke Bawaslu perihal kehadiran Jokowi sebagai capres di acara alumni UI serta laporan visi presiden yang disiarkan di televisi.
BACA JUGA
"Misalnya, ada laporan ke Bawaslu ketika presiden dibilang datang ke acara alumni UI. Saya bingung, sudah jelas alumni UI datang ke Senayan sebagai capres, dilaporin, bingung," kata dia.
Sementara, kata Erick, visi presiden yang disampaikan di televisi diperbolehkan. Ia pun membandingkan dengan pidato kebangsaan Capres Prabowo Subianto yang seharusnya tidak boleh disiarkan.
"Visi presiden di televisi, nggak boleh. Padahal visi misi di televisi boleh loh, yang nggak boleh tuh ketika memaparkan visi misi sebagai capres. Kemarin, pidato paslon 2 itu kan disiarkan di TV, itu yang ngggak boleh," ucap Erick.
Erick menambahkan, wajar posisi Jokowi yang merupakan petahana diuntungkan. Namun Jokowi, kata Erick, tidak akan memanfaatkan keuntungan-keuntungan yang akan didapat selaku petahana.
"Memang sebagai petahana diuntungkan, itu wajar-wajar saja di semua negara. dan peraturannya membolehkan, insyaAllah kita tidak memanfaatkan," tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf Hasto Kristiyanto juga mengatakan hal yang sama. Ia membantah kalau pertemuannya dengan Moeldoko membahas agenda kampanye. "Say hello saja," ucap Hasto singkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Pertimbangkan Beli Jet Tempur dari China
- MU Hajar Aston Villa 3-1, Setan Merah Kokoh di Tiga Besar Liga Inggris
- Liga Inggris: Palace Gagal Tekuk 10 Pemain Leeds, Fulham Tahan Forest
- Barcelona Bantai Sevilla 5-2: Raphinha Hattrick, Blaugrana Kian Kokoh
- Drama Penalti Gagal, Persija Jakarta Ditahan Imbang Dewa United
- Jadwal KRL Jogja ke Solo Hari Ini Senin 16 Maret 2026 Terbaru
- Fokus Mudik Lebaran 2026: Tips Hindari Macet di Jalur Nagreg
Advertisement
Advertisement









