Advertisement
Gara-Gara Kunjungan Dubes Uni Eropa, Kubu Prabowo Dituding Minta Dukungan Asing
Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Jenderal TNI (Purn) Djoko Santoso (keenam dari kanan) bersama sejumlah duta besar anggota Uni Eropa di Markas Besar BPN Prabowo-Sandi di Jakarta, Jumat (18/1/2019). - Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Para dubes negara anggota UE mendatangi markas besar BPN Prabowo-Sandi di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (18/1/2019). Rombongan para dubes itu dipimpin oleh Dubes UE Vincent Guerend dan diterima oleh Ketua BPN Prabowo-Sandi Jenderal TNI (purn) Djoko Santoso.
Badan Pemenangan Nasional Koalisi Indonesia Adil Makmur Prabowo-Sandi menjawab tudingan kedatangan para duta besar negara-negara Uni Eropa sebagai upaya meminta dukungan dari negara asing. Padahal, perwakilan negara-negara sahabat itu datang dalam rangka silaturahmi.
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Andre Rosiade mengatakan bahwa sejumlah duta besar (dubes) dari negara-negara Uni Eropa (UE) sengaja datang menanyakan beberapa hal yang terjadi di Indonesia belakangan ini.
“Mereka banyak bertanya soal rencana ekonomi Indonesia di bawah Pak Prabowo akan dibawa ke mana. Lalu, reformasi perpajakan. Ketiga, menanyakan kekisruhan Daftar Pemilih Tetap (DPT ),” terangnya saat dihubungi Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Senin (21/1/2019).
Andre menjelaskan bahwa karena mereka datang untuk silaturahmi dan bertanya, maka kewajiban BPN sebagai tuan rumah adalah menjawabnya.
“Mereka silaturahmi, kami terima. Masalah apa? Tidak ada urusan antek asing. Mereka datang berdiskusi, kami temui dan jamu,” ucapnya.
Andre menuturkan bahwa apabila negara lain ingin memantau dan mengetahui penghitungan suara dalam Pilpres 2019, mereka bisa mendaftarkan diri sebagai lembaga pemantau asing ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Sebelumnya, para dubes negara anggota UE mendatangi markas besar BPN Prabowo-Sandi di Jalan Kertanegara, Jakarta, Jumat (18/1/2019). Rombongan para dubes itu dipimpin oleh Dubes UE Vincent Guerend dan diterima oleh Ketua BPN Prabowo-Sandi Jenderal TNI (purn) Djoko Santoso.
Para dubes yang hadir di antaranya dari Rumania, Inggris, Slovakia, Belanda, Italia, Denmark, Hongaria, Belgia, Spanyol, Swedia, Republik Ceko, Prancis, Portugal, Jerman, Finlandia, dan Republik Irlandia.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
- Guru dan Murid di Jambi Adu Jotos, Kasus Berujung Laporan ke Polda
Advertisement
Guru Honorer di Sleman Bergaji Rp200 Ribu, Dua Kali Gagal PPPK
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Bea Cukai Yogyakarta Bidik Rp929,64 Miliar pada 2026
- Cuaca Ekstrem Mengintai Bali Sepekan, BMKG Ingatkan Risiko Banjir
- Jalan Kelok 23 Bantul-Gunungkidul Ditargetkan Dibuka Juli 2026
- RSAU Dody Sardjoto Terima Jenazah Korban ATR 42-500
- Polri Bentuk Direktorat Khusus PPA-PPO di 11 Polda
- Luapan Kali Pepe Rendam Kampung Sruni Solo Seusai Hujan Deras
- Pilkades Serentak Gunungkidul 2026 Tetap Manual, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement



