Warga dengan Pengeluaran di Bawah Rp200.000 per Bulan Banyak yang Pilih Prabowo-Sandi

Pasangan calon Presiden Joko Widodo-Maruf Amin (kanan) dan pasangan capres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperlihatkan hasil pengambilan undian nomor urut untuk Pilpres 2019, di kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta, Jumat (21/9/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
16 Januari 2019 22:37 WIB Denis Riantiza Meilanova News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Lembaga survei Charta Politika merilis hasil survei peta elektoral pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019. hasilnya  memperlihatkan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul di kelompok masyarakat dengan rata-rata pengeluaran Rp200.000 per bulan.

Menurut survei pilihan yang didasarkan pada sosial-demografi, sebanyak 57,1% responden kategori rata-rata pengeluaran per bulan di bawah Rp200.000 memilih Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pasangan nomor urut 2 tersebut, jauh mengungguli pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo (Jokowi) - Ma'ruf Amin yang hanya dipilih sekitar 28,6%.

Adapun sebanyak 14,3% responden menjawab tidak tahu/tidak menjawab. Namun, Jokowi-Ma'ruf unggul pada semua kelompok masyarakat kategori pengeluaran di atas Rp200 ribu hingga Rp15 juta.

Sedangkan untuk pilihan berdasarkan jenis pekerjaan, pasangan Prabowo-Sandiaga unggul pada kelompok masyarakat berprofesi nelayan/petani tambak dengan angka 52,2%, PNS 44,7%, pegawai desa/kelurahan 53.8%, dan lain-lain 44,2%.

Bahkan, Prabowo-Sandiaga mampu unggul mutlak untuk kategori purnawirawan, yakni mencapai 100% dengan base kine 0,1.

Sementara itu, Jokowi-Ma'ruf unggul di beberapa kategori antara lain, kalangan petani 58,3%, buruh/tukang 69,3%, pengusaha 54,5%, ibu rumah tangga 52.2%, wiraswasta 53,1%, mahasiswa/sekolah 48,8%, hingga yang tidak bekerja 42,4% dan lainnya.

Survei Charta Politika dilakukan menjelang pemilihan umum untuk mengetahui preferensi masyarakat Indonesia. Pengumpulan data dilakukan pada 22 Desember 2018 hingga 2 Januari 2019 melalui wawancara tatap muka dengan kuesioner terstruktur terhadap 2.000 responden di 34 provinsi yang dipilih dengan metode multistage random sampling. Margin of error dari survei +- 2,19%, dengan tingkat kepercayaan 95%. Para responden berusia 17 tahun ke atas dan terdaftar sebagai pemilih.

 

 

Sumber : Bisnis.com