6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mengakui, menyayangkan insiden perusakan baliho dan atribut partai dan bergambar dirinya oleh orang tak dikenal, saat ia berkunjung ke Kota Pekanbaru, Riau, Sabtu (15/12/2018). /Suara.com-Sarman
Harianjogja.com, JAKARTA- Siapa pelaku perusakan atribut Partai Demokrat dan PDIP kini telah terungkap. Perusakan diklaim dilakukan oknum alias tidak terorganisir.
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto menyebut perusak atribut Partai Demokrat di Pekanbaru dilakukan oleh kader PDI Perjuangan. Begitu pun sebaliknya, perusak atribut PDI Perjuangan dilakukan kader Demokat.
Wiranto menyatakan informasi itu dia dapat dari Kepala Kepolisian Indonesia Jenderal Tito Karnavian. Wiranto menuturkan pelaku perusakan baliho di Pekanbaru kekinian telah ditangkap oleh pihak kepolisian.
"Nah ternyata dari Pak Kapolri cepat sekali mengusut itu ternyata memang perbuatan oleh oknum-oknum tertentu, dari partai tertentu baik Partai PDIP maupun Demokrat ada, oknum itu sudah ditangkap," kata Wiranto dalam konferensi pers di Kantor Kemenkopolhukam, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2018).
Berkenaan dengan itu, Wiranto mengungkapkan dari hasil pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap pelaku, diketahui bahwasanya mereka melakukan perusakan tersebut atas dasar inisiatif sendiri tanpa adanya arahan atau kebijakan dari pimpinan partai. Adapun motif mereka melakukan perbuatan itu lantaran hanya ingin mendapatkan pujian.
"Mereka tidak atas perintah, tidak atas kebijakan pimpinan parpol, tapi karena ada insubkoordinasi, tidak mematuhi aturan dan perintah. Mereka melakukuan inisiatif yang mungkin untuk mendapatkan pujian, mendapatkan pahala begitu," inbuhnya.
Untuk itu, Wiranto menginbau kepada seluruh pimpinan partai politik dan masyarakat agar tidak membesar-besarkan masalah tersebut. Hal itu dikhawatirkan justru akan merusak jalannya pesta demokrasi yang kekinian diklaimnya sudah berjalan dengan baik.
"Saya mengimbau untuk semua pimpinan partai politik dan masyarakat jangan kemudian mencoba membuat polarisasi dari masalah ini. Jangan sampai dibesar-besarkan. Karena, ini masalah sudah ditangani dengan baik oleh kepolisian, oknum sudah diketahui, saksi sudah ada tinggal kita limpahkan ke proses hukum," pungkasnya.
Untuk diketahui, Kapolda Riau Irjen Widodo Eko Prihastopo mengatakan, pihaknya telah menetapkan tiga tersangka yang melakukan perusakan baliho partai Demokrat. Mereka adalah HS, KS dan MW.
HS ditetapkan sebagai tersangka setelah sebelumnya tertangkap tangan melakukan perusakan ribuan atribut Demokrat di sepanjang Jalan Sudirman, Pekanbaru, Sabtu (15/12/2018). Sementara KS dan MW yang diduga melakukan perusakan atribut PDIP di Tenayan Raya diamankan ke Polresta Pekanbaru pada keesokan harinya, Minggu (16/12/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Delapan warga Sleman dari dua KK siap mengikuti transmigrasi 2026 ke Poso dan Polewali Mandar. Mereka tinggal menunggu jadwal pemberangkatan.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Selasa 29 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
John Herdman menyebut kartu merah Thom Haye saat Indonesia vs Malaysia menjadi pelajaran penting bagi skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal SIM Keliling Bantul September 2026 lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.