Advertisement
Sebut Jokowi Banci Habib Bahar Tak Mau Minta Maaf, TKN : Itu Bentuk Kecongkakan
Habib Bahar bin Smith - Wikipedia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kubu Jokowi mengkritik penceramah Habib Bahar yang dianggap tidka pantas ditujukan kepada presiden.
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyatakan cacian yang ditujukan kepada Presiden Jokowi dalam materi ceramah Habib Muhammad Bahar bin Smith dinilai tidak mencerminkan disampaikan oleh orang mengaku keturunan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam.
Advertisement
"Yang publik mesti tahu bahwa apa yang dia lakukan terhadap kepala negara, terhadap presiden, adalah tindakan tercela, tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan oleh orang yang menyebut dirinya sebagai keturunan Rasulullah, pendakwah, atau tokoh agama," katanya kepada wartawan, Senin (3/12/2018).
Padahal, Karding menerangakan bahwa Rasul mengajarkan kepada seluruh umat Islam agar melakukan berbagai hal harus dilakukan dengan lemah lembut yang mengedepankan akhlakul karimah, sehingga dengan cara tersebut akan terwujud Islam yang Rahmatan Lil Alamin.
BACA JUGA
"Justru yang saya pahami sebagai anak yang tumbuh di kalangan organisasi Islam, sebagai yang tumbuh di lingkungan Islam, dan yang belajar agama Islam, bahwa Rasulullah senantiasa mengajarkan kita untuk berdakwah dengan cara-cara yang lembut cara-cara yang penuh rahmah," terangnya.
"Lalu kasih sayang dan cara-cara yang dakwah dengan berakhlakul karimah mengedepankan kejujuran mengedepankan kalimat-kalimat diksi-diksi yang pisitif mengajak kebaikan, itulah dakwah," imbuhnya.
Oleh karena itu, TKN merasa tidak mempersoalkan jika Habib Bahar tidak meminta maaf atas perbuatannya, namun jika Habib Bahar tetap mempertahankan egonya, hal itu dianggapnya sebagai bentuk kesombongan dan kecongkakan.
"Habib Bahar tak akan meminta maaf itu haknya Habib Bahar. Mestinya meminta maaf, tapi kalau tidak itulah bentuk kesombongan dan kecongkakan dari seorang Habib Bahar. Sehingga, ya biar saja itu urusan dia pribadi," tutupnya.
Habib Bahar bin Smith sebelumnya diberitakan telah dilaporkan ke polisi lantaran isi ceramahnya saat Maulid Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam di kawasan Batu Ceper, Tangerang, pada 17 November 2018 dianggap turut menghina Jokowi.
Dalam rekaman video berdurasi 60 detik, Habib Bahar dianggap menghina Jokowi karena menyebut kepala negara banci.
Terkait hal itu, dirinya mengatakan tidak akan meminta maaf atas apa yang sudah dikatakannya. "Kalian yang melaporkan saya, kalau itu kesalahan, maka demi Allah saya tidak akan pernah minta maaf," kata Habib Bahar di Monas, Minggu 2 Desember 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Masuk Jepang Wajib JESTA 2026, Ini Biaya dan Cara Daftarnya
Advertisement
Berita Populer
- Daftar Film Terlaris Maret 2026, Danur dan Suzzanna Unggul
- Ujian TKA Dimulai April, Sekolah dan Orang Tua Diklaim Makin Siap
- Diduga Lalai Saat Memasak, Rumah di Argorejo Ludes Terbakar
- Per 1 April 2026 Isi BBM Bersubsidi Dibatasi dan Wajib Catat Nopol
- Dari Kelompok Tani, Sekar Arum Ubah Sampah Jadi Prestasi di Jogja
- BGN Kembali Menutup Ratusan Dapur MBG, Ini Penyebabnya
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
Advertisement
Advertisement








