Teriak Panggil Anies Baswedan, Gerakan Jaga Indonesia Ingin Gagalkan Reuni Akbar Alumni 212

Puluhan massa dari Gerakan Jaga Indonesia menggeruduk Kantor Balai Kota, Jakarta Pusat. - Suara.com/Chyntia Sami B
29 November 2018 16:50 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Aksi massa yang ingin menggagalkan reuni akbar alumni 212 mulai bergerak.

Puluhan massa dari Gerakan Jaga Indonesia menggeruduk Kantor Balai Kota, Jakarta Pusat. Para massa unjuk rasa menuntut Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan membatalkan izin lokasi Monas untuk aksi reuni 212.

Pantauan Suara.com di lokasi, Kamis (29/11/2018), massa aksi tiba di Kantor Balai Kota sejak pukul 13.00 WIB. Massa yang berasal dari beberapa wilayah Indonesia mengawali aksinya dengan berorasi.

Tak puas dengan orasi, massa aksi menaiki pagar Kantor Balai Kota setinggi 1,5 meter. Sembari berteriak menyerukan nama Anies agar mau keluar dan berdiskusi, massa aksi berusaha merangsek masuk lingkungan Kantor Balai Kota.

Aksi saling dorong antara massa aksi dengan kepolisian pun sempat terjadi. Para massa aksi berusaha masuk ke ruangan Anies untuk menuntut Anies membatalkan izin lokasi pelaksanaan reuni 212 di Monas pada Minggu (2/12/2018).

"Anies keluar! Jangan izinkan 212, musyrik kamu Anies memecah belah bangsa ini!," teriak massa aksi.

Sejumlah massa aksi pun menaiki pagar Kantor Balai Kota. Sembari meneriaki nama Anies, massa aksi mengibarkan bendera merah putih sambil berdiri di atas pagar.

"Kami tidak akan turun sampai Anies keluar temui kami. Anies keluar!," teriak sejumlah massa aksi.

Puluhan polisi pun melakukan penjagaan berlapis di depan gerbang Kantor Balai Kota. Para massa aksi yang memaksa masuk ke dalam lingkungan Balai Kota dicegah oleh kepolisian.

Sumber : Suara.com