Kredit Mobil Baru dan Bekas Melemah, OJK Soroti Dampak PHK
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Foto ilustrasi/JIBI-Ivanovich Aldino
Harianjogja.com, JOGJA—Studi kelayakan dan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) Jogja Outer Ring Road (JORR) sudah beres. Saat ini, pemerintah masih merampungkan detail engineering design (DED). Proyek ini akan dikerjakan dalam waktu lama.
Kepala Satuan Kerja Perencanaan dan Pengawasan Jalan Nasional (P2JN) DIY Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Joko Satrio mengatakan sebagian JORR akan menggunakan jalur baru.
“Desa-desa yang terlewati [jalur baru] belum bisa kami sampaikan karena saat ini baru dipetakan lahannya,” kata dia Rabu (31/10/2018).
JORR juga akan memanfaatkan jalan yang sudah ada. Tahun ini, beberapa jalan sudah dilebarkan menjadi standar tujuh meter menggunkan dana APBN. Jalur yang sudah dilebarkan meliputi ruas JORR dari Prambanan - Pakem - Tempel. Sementara, jalan di jalur JORR Sentolo - Dekso dilapisi ulang dan statusnya ditingkatkan menjadi jalan nasional. Joko mengatakan pembangunan JORR masih harus melalui tahapan yang panjang, ditarget mulai pada pada 2020.
“Tidak serta merta [langsung bisa dibangun], dulu Ring Road dibangun mulai 1985 juga melalui proses panjang. Sama dengan ini [JORR], jadi fokus pembangunan dengan pelebaran jalan dahulu,” kata dia.
Sekretaris Daerah DIY Gatot Saptadi mengatakan JORR menjadi kewenangan Pemerintah Pusat untuk mendukung operasional New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo. Pemda DIY menyediakan lahan di beberapa titik yang masih kurang. Proses pembebasan lahan saat ini sedang disiapkan oleh Pemda DIY.
“Tetapi bukan pembebasan istilahnya, karena cuma beberapa meter saja dan banyak trase [sumbu di jalur jalan] yang sudah ada,” kata dia.
Kepala Badan Perencanan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bantul, Fenty Yusdayati, mengatakan JORR di kabupaten ini akan menggunakan jalan yang sudah ada, yakni Jl Srandakan-Palbapang sampai ke timur hingga Piyungan.
“Dokumennya sudah kami persiapkan secara bertahap,” ujar Fenty.
Ruas tersebut harus dilebarkan. Namun, Fenty tidak memaparkan detailnya karena masih menunggu Pemda DIY.
Kepala Bappeda Sleman Kunto Riyadi mengatakan beberapa proyek nasional, salah satunya JORR, akan dimasukkan dalam peninjauan kembali Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Sleman.
“Tahun ini kami akan ada peninjauan kembali pada RTRW. Beberapa program nasional kami rencanakan masuk RTRW, ada JORR, ada juga tol,” ujar Kunto pada Minggu (4/11/2018).
Di Sleman ada delapan kecamatan dan 20 desa yang masuk proyek JORR, membentang dari Kecamatan Kalasan sampai Minggir. Sementara, total panjang jalan yang masuk Sleman sekitar 49,714 kilometer.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
OJK mencatat pembiayaan mobil multifinance turun 3,61% hingga Mei 2026. Dampak PHK dinilai menjadi salah satu tantangan industri pembiayaan.
Program Tani Cilik di Kapanewon Turi mengajak anak-anak memanen padi, melon, ubi, hingga mengikuti tradisi Wiwitan.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.
Aktivitas Gunung Merapi masih tinggi dengan status Level III (Siaga). BPPTKG mencatat satu awan panas guguran dan 151 guguran lava pada periode 17-23 Juli 2026.
Timnas Indonesia mewaspadai permainan disiplin Kamboja pada laga pembuka Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari.
PAN Bantul menargetkan kebangkitan pada Pemilu 2029 dengan tambahan tokoh lama, relawan hingga tingkat TPS, dan target enam kursi DPRD.