Advertisement
Tol Jogja-Bawen Sudah Ada di RTRW DIY sejak Lama
Ilustrasi jalan tol. - JIBI/Nicolous Irawan
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Berbeda dengan Jawa Tengah, DIY sudah sejak lama mencantumkan Tol Jogja-Bawen dalam RTRW. Pasal 14 Peraturan Daerah DIY No.2/2010 tentang RTRW menyebutkan arahan pengembangan jaringan berupa jalan bebas hambatan yang menghubungkan Jogja-Bawen, Jogja-Solo, dan Jogja-Cilacap.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DIY Tavip Agus Rayanto mengatakan Peraturan Daerah (Perda) DIY No.2/2010 sedang dalam proses review oleh Pemerintah Pusat. Kawasan yang akan dilewati jalan tol sudah disebutkan.
Advertisement
“Terakhir kali belum lama ini, staf kami bersama Pak Sekda [Sekretaris Daerah DIY Gatot Saptadi] juga ke Pusat untuk membahas review ini,” kata dia di kantornya, Kamis (18/10/2018).
Tavip belum bersedia memberikan detail hasil peninjauan ulang tersebut. Namun, ia meyakini ketiga jalur tol di DIY akan tetap ada di RTRW pasca-peninjauan ulang.
Review atas Perda RTRW melibatkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR), Kementerian Kehutanan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan menjamin jalan tol tidak akan merusak situs di kawasan Prambanan.
Pemda DIY sudah membicarakan penghapusan Tol Jogja-Bawen dari Rancangan Perda RTRW Jawa Tengah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Menurut Tavip, Pemda DIY dan Pemprov Jawa Tengah akan memberikan pembuktian ilmiah ihwal lahan produktif yang kelak dilewati jalur tol. Proyek ini, kata dia, akan diupayakan tidak melewati lahan produktif.
Tavip memaklumi penolakan DPRD Jawa Tengah memasukkan Tol Jogja-Bawen dalam RTRW, termasuk usulan untuk memprioritaskan penghidupan kembali kereta Jogja-Semarang. Namun, terdapat masalah lain yang harus dipikirkan.
“Kalau disepakati pakai kereta misalnya, enggak masalah. Cuma sekarang investor kereta api itu ana apa ora [ada atau tidak]? Kalau dari sisi ruang [pembangunan tol] itu dimungkinkan,” ucap dia.
Ketua DPRD DIY Yoeke Indra Agung Laksana mengatakan secara umum Dewan menyetujui Tol Jogja-Bawen. Dia yakin Pemerintah Pusat telah berkomunikasi secara intens dengan Pemda DIY untuk mewujudkan Proyek Strategis Nasional ini.
“Kalau kemudian Gubernur DIY sudah menyetujui pembangunan jalan tol, kami beranggapan tentunya lahan yang akan dilewati itu memang sesuai dengan peruntukanya,” kata dia.
Panitia Khusus Pembahasan Rancangan Tata Ruang Wilayah (Pansus Raperda RTRW) DPRD Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menghapus Tol Bawen-Jogja. Alasannya, penghapusan proyek Tol Jogja-Bawen akan menyelamatkan lahan pertanian 350 hektare di provinsi tersebut. DPRD Jateng juga mengusulkan Pemerintah Pusat mengaktifkan kembali rel Jogja-Semarang karena biayanya lebih murah, hanya Rp2 triliun. Selain itu, sudah ada Tol Semarang-Solo dan tak lama lagi bakal ada Tol Kulonprogo-Jogja-Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pesawat Smart Air Jatuh di Nabire, Diduga Gagal Lepas Landas
- Dugaan Tak Profesional, Tim SIRI Kejagung Periksa Sejumlah Kajari
- BNN Ingatkan Bahaya Whip Pink, Gas Tertawa Bukan untuk Gaya Hidup
- KPK Panggil Gus Alex sebagai Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
- Jenazah Pilot ATR 42-500 Andy Dahananto Disambut Haru di Tigaraksa
Advertisement
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 28 Januari 2026, Mulai Pukul 05.00 WIB
Advertisement
Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia
Advertisement
Berita Populer
- UMK Bantul Naik, Disnakertrans Intensifkan Pengawasan Perusahaan
- Status Siaga Bencana Gunungkidul Diperpanjang hingga 31 Maret 2026
- BPKH Pastikan Dana Haji 2026 Aman Meski Rupiah Tertekan Dolar AS
- Jadwal KA Bandara YIA Reguler dan Xpress Selasa 27 Januari 2026
- Lonjakan Harga Emas Dorong Minat Investasi Warga DIY Awal 2026
- Rawan Penularan Virus Nipah, Thailand Perketat Skrining Penerbangan
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Selasa 27 Januari 2026
Advertisement
Advertisement



