Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, Purbaya Jamin Fiskal Tetap Aman
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Sosok Presiden Jokowi ketika memasuki GBK menggunakan sepeda motor/Vidio
Harianjogja.com, SURABAYA- Presiden NKRI Joko Widodo (Jokowi) kembali membuka rahasia dibalik aksi mengendarai speda motor dalam pembukaan Asian Games 2018 lalu.
Hal itu diungkapkan ketika melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di tiga daerah di Jawa Timur, yaitu Surabaya, Mojokerto dan Sidoarjo. Dari ketiganya, ada empat titik kunjungan.
Di Surabaya, Jokowi diagendakan mengunjungi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dan menyerahkan 5.000 sertifikat tanah di Jatim Expo. Selanjutnya, dua titik lainnya adalah kunjungan ke Ponpes Amanatul Ummah, Mojokerto dan Bumi Sholawat Sidoarjo.
Di sela-sela pidatonya di Gelora Hasta Brata Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, ia membicarakan tentang Asian Games 2018 serta menanggapi ramainya stuntman atau pemeran pengganti yang mempersonifikasikan dirinya di atas Yamaha FZ1.
Di depan ribuan mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana dan para dosen, Presiden Joko Widodo membeberkan tawaran dari pihak panitia penyelenggara terkait pertunjukan spektakuler yang berakhir dengan dirinya menaiki si motor dan berhelm lengkap sampai ke panggung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat.
Ternyata, ada tiga pilihan yang ditawarkan panitia. Yang pertama biasa, ekstrem dan super ekstrem.
"Saya pilih yang ekstrem [untuk ditayangkan] saja," ujarnya, yang langsung disambut gemuruh tepuk tangan.
Diceritakan oleh Presiden Jokowi, pertunjukan yang diperankan oleh stuntman dengan atraksi naked bike produksi perusahaan roda dua (R2) berlogo garpu tala itu ternyata mendatangkan rasa senang dan tidak senang.
"Terutama politisi. Masak Presiden disuruh meloncat begitu, itu namanya gila, Bro! Mestinya bukan Presiden meloncat seperti itu," demikian cetus Jokowi.
"Namun ini tontonan, ini pertunjukan. Politisi banyak yang usil. Ada nyanyian saya goyang sedikit, ramai. Namun bukan apa-apa, ini hiburan saja. Kita punya kapasitas terpendam. Kalau bisa fokus kita garap, akan menjadi sebuah kekuatan yang besar," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
PSIM Jogja memiliki nilai pasar Rp84,3 miliar dan masuk enam besar klub termahal Super League 2026/2027, namun Jean-Paul Van Gastel memilih realistis.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sanata Dharma mendampingi Karang Taruna Tunas Harapan di Kalurahan Kaliagung, Kapanewon Sentolo
Merawat mobil tidak selalu harus di bengkel. Mitsubishi bagikan 7 pemeriksaan ringan yang bisa dilakukan di rumah: cek oli, tekanan ban, filter udara, radiator,
Atasi HP Android penuh! Kenali data sisa aplikasi yang lolos dari proses uninstall. Pelajari cara membersihkan folder Android/data yang tersembunyi dan buat rua
Pendampingan UTY dan Instiper Dorong Kampung Wisata Bimomartani Dikenal Wisatawan Nasional dan Internasional