Advertisement
Digugat Mahasiswi, Tempat Merokok di Kereta Api Tiongkok Ditutup Pengadilan
Ilustrasi merokok - reuters
Advertisement
Harianjogja.com, BEIJING- Digugat seorang perempuan, tempat merokok di kereta api di Tiongkok ditutup.
Majelis hakim Pengadilan Angkutan Kereta Api Beijing mengabulkan gugatan seorang perempuan terhadap Biro Kereta Api Harbin, yang mengizinkan penumpang merokok di kereta bernomor K1301.
Advertisement
Atas gugatan itu, pengelola kereta api di China diperintahkan menutup semua tempat merokok di kereta api, kata media setempat pada Senin (25/6/2018).
Li Jing, mahasiswi, mendapati kereta tumpangannya dari Beijing menuju Tianjin pada 9 Juni 2017 penuh kepulan asap rokok.
BACA JUGA
Dalam gugatannya, dia mencantumkan tulisan "merokok dilarang di seluruh bagian kereta api" terpampang jelas dalam peringatan keamanan kereta api itu.
Gugatan itu adalah yang pertama kali dialamatkan kepada pengelola tempat umum di Tiongkok untuk mengawasi pelarangan merokok.
"Beijing Youth Daily" bahkan memberikan cap perkara tersebut sebagai gugatan hukum pertama atas aturan merokok di tempat umum di Tiongkok.
Dalam keterangannya di depan majelis hakim, Biro Kereta Api Harbin selaku tergugat mementahkan gugatan dengan beralasan bahwa penggugat berhasil tiba di stasiun tujuan tanpa sedikit pun mengalami gangguan kesehatan.
Dengan demikian, tergugat telah memenuhi tugas dengan baik dan tidak bisa dikenai denda atas pelanggaran kontrak dengan pengguna jasa angkutan kereta api.
Namun, dalam putusan pengadilan, yang dibacakan pada Senin, majelis hakim mengabulkan gugatan Li dengan menyatakan bahwa merokok di semua tempat di kereta api adalah perbuatan melanggar hukum, demikian CRI, siaran radio resmi pemerintah Tiongkok.
Peraturan Pemerintah Tiongkok melarang merokok di tempat umum tertutup. Peraturan tersebut juga diterapkan di setiap angkutan umum di Beijing dan Tianjin.
Meskipun Peraturan Keamanan Kereta Api secara jelas melarang merokok di kereta api cepat, larangan merokok di kereta api biasa di Tiongkok tidak tegas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi Ajukan Restorative Justice
- Israel Beli 5.000 Bom Pintar Boeing, Pengiriman Mulai 2029
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Panggil Menteri Bahas Kondisi Ekonomi di Istana
- Sebanyak 1,8 Juta Pemudik Diprediksi Masuk DIY Saat Lebaran
- Tayang 16 April, Simak Sinopsis dan Deretan Aktor di Ghost in the Cell
- BPBD DIY Telusuri Penyebab Tanah Bergerak di Bantul
- Stok Bahan Pokok di Sleman Aman Hingga Pasca Lebaran
- Warga Tolak Dapur MBG Banguntapan, Pemkab Bantul Buka Suara
- Stok Beras Kota Jogja Surplus Jelang Idulfitri
Advertisement
Advertisement









