Nadeo Targetkan Indonesia Akhiri Penantian 30 Tahun Juara ASEAN Cup
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Ilustrasi evakuasi Lion Air JT610. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA-Setelah berhasil ditemukan, Cockpit Voice Recorder atau CVR Lion Air JT 610 langsung dibawa ke dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (14/1/2019). Penjemputan dilakukan oleh Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Yodo Margono.
CVR Lion Air JT 610 itu dibawa ke daratan dengan menggunakan kapal KRI Todak-631. CVR Lion Air JT 610 dipindahkan dari KRI Spica-934 ke KRI Todak-631.
"Ini kami berada di KRI Todak dalam rangka perjalanan ke lokasi jatuhnya Lion Air JT 610 di mana tadi saya dapat laporan dari komandan satuan pasukan katak dan dislambair Koarmada," kata Yodo Margono, Senin (14/1/2019).
KRI Todak dikerahkan ke lokasi karena kapal ini aman untuk mengangkut alat perekam komunikasi pilot Lion Air JT 610.
"Nanti koordinasi dengan KNKT, kita akan ambil barang itu dengan kapal ini supaya lebih aman," jelas Yodo.
CVR Lion Air JT 610 ditemukan oleh tim Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) yang digandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan pada 2026. Dua proyek sudah memasuki tahap kontrak.