Sebanyak 567 KK Terdampak Banjir di Langkat

Newswire
Newswire Rabu, 10 Oktober 2018 15:37 WIB
Sebanyak 567 KK Terdampak Banjir di Langkat

Ilustrasi banjir./Reuters

Harianjogja.com, LANGKAT-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyampaikan masih terdapat 567 kepala keluarga yang terdampak banjir di tiga kecamatan yaitu Stabat, Secanggang, Binjai.

"Itu informasi sementara yang maauk," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat Irwan Sahri, di Stabat, Rabu (10/10/2018).

Ia menjelaskan, dampak banjir yang terjadi itu diakibatkan curah hujan yang cukup tinggi seperti Kecamatan Stabat meliputi Desa Karang Rejo masih merendam rumah dengan korban 98 kepala keluarga, yang meliputi Dusun Serba Guna, Dusun Mekar Sari, Dusun Serba Jadi, Dusun Mulia Bakti.

Untuk Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat yang terendam banjir 352 rumah kmeliputi Dusun Bengkel, Dusun Suka Beno, selain itu ada fasilitas umum seperti Sekolah Dasar (SD), juga ikut terendam banjir.

"Di sini ketinggian air masih antara 30 centimeter hingga 80 centimeter," katanya.

Sementara itu di Kecamatan Secanggang terdapat 117 kepala keluarga yang terdampak banjir termasuk juga sekolah dasar (SD), bangunan masjid serta areal persawahan seluas 105 hektare, katanya.

Untuk sementara ini di Kecamatan Binjai, air mulai surut di beberapa tempat yang sebelumnya merendam pemukiman warga di sana.

Camat Secanggang Sopian Tarigan yang dihubungi menjelaskan terdapat tambahan rumah warga yang terendam banjir yaitu di Dusun Kampung Melayu sebanyak 35 rumah dengan ketinggian air antara 40-60 centimeter.

Selain itu juga Desa Perkotaan terdiri dari Dusun I dan Dusun II sekitar 70 rumah yang tergenang air serta di Desa Karang Gading yang juga terdampak banjir akibat meluapnya sungai Kapal Keruk, di kawasan itu.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online