Kasus Dugaan Pemerasan THR, Bupati Cilacap Dituntut 7 Tahun
Bupati nonaktif Cilacap Syamsul Auliya Rachman dituntut tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan pemerasan THR terhadap pimpinan OPD.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. -Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo mengungkap alasan kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) atau jenderal bintang tiga. Kebijakan tersebut disebut sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penguatan jabatan strategis di Jakarta.
Kenaikan pangkat itu membuat Polda Metro Jaya kini resmi dipimpin perwira tinggi Polri berpangkat jenderal bintang tiga. Sebelumnya, jabatan Kapolda Metro Jaya diisi perwira dengan pangkat Inspektur Jenderal (Irjen).
“Tindak lanjut arahan Bapak Presiden untuk di Jakarta, Pangdam dan Kapolda bintang tiga,” kata Sigit kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Jabatan Kapolda Metro Jaya tetap dijabat Asep Edi Suheri. Namun, perwira tinggi Polri tersebut kini resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi atau Komjen setelah terbit keputusan presiden terkait kenaikan pangkatnya.
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto membenarkan perubahan pangkat tersebut.
"Benar untuk Kapolda Metro Jaya saat ini berpangkat Komisaris Jenderal Polisi berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 TANGGAL 13 MEI 2026," katanya.
Asep Edi Suheri lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 16 November 1972. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan penegakan hukum.
Kariernya banyak berkaitan dengan penanganan kasus siber, narkotika, hingga kejahatan lintas negara. Sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya, Asep juga menempati sejumlah posisi strategis di lingkungan Polri.
Asep sebelumnya ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya melalui Surat Telegram Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 menggantikan Komjen Pol. Karyoto yang dipercaya menjabat Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.
Sebelum memimpin Polda Metro Jaya pada 2025, Asep Edi Suheri tercatat pernah menjabat Kapolres Cirebon Kota pada 2011, Wakapolresta Bekasi Kota pada 2015, serta Kapolresta Tangerang pada 2016.
Kariernya terus menanjak saat dipercaya mengisi posisi Wadirtipidter Bareskrim Polri pada 2020, Dirtipidsiber Bareskrim Polri pada 2021, hingga Wakabareskrim Polri pada 2022.
Kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya menjadi Komjen disebut menjadi bagian dari penguatan posisi strategis aparat keamanan di Jakarta, seiring tingginya dinamika keamanan dan penegakan hukum di ibu kota.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bupati nonaktif Cilacap Syamsul Auliya Rachman dituntut tujuh tahun penjara dalam kasus dugaan pemerasan THR terhadap pimpinan OPD.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21