Blokir Rekening Peserta Demo, Bank Mandiri Dihujat hingga Minta Maaf
Bank Mandiri meminta maaf atas pemblokiran rekening warga Pati yang berisi sekitar Rp80,9 juta dan menjelaskan alasan pemblokiran.
Ledakan bom di Mapolrestabes Surabaya./Okezone
Harianjogja.com, SURABAYA- Aksi bom bunuh diri terjadi di Polrestabes Surabaya pada Senin (14/5/2018) hingga saat ini. ndi lokasi kejadian masih mencekam.
Sampai saat ini susana masih mencekam di sekitar Polrestabes Surabaya. Diduga masih akan ada bom susulan yang belum diledakkan.
Tepat di depan kantor bank Mandiri KCP JMP di sisi utara Polrestabes Surabaya masih ada satu mobil yang dicurigai berisi bom.
Pada sekitar pukul 10.00 WIB usai ledakan bom polisi langsung melakukan proses sterilisasi. Ketika proses berlangsung ada mobil jenis Avanza silver yang langsung mengambil posisi sisi kanan jalan untuk mengambil posisi parkir.
"Pengemudi mobil silver ternyata mobilnya sedang mogok. Sedangkan pengemudi mobil warna hitam keluar membawa tas den mencoba menerobos garis polisi," ujar Rudi salah satu petugas Satpol PP yang sedang berjaga.
Ketika pengemudi akan menerobos garis polisi, sontak polisi berteriak "Tiaraap" untuk menghentikan pemuda itu. Kendaraan yang sedang berlalu lintas serentak dihentikan.
"Pemudanya diamankan serta tasnya," tambahnya.
Namun setelah diperiksa tas yang dibawa bukanlah bom. Lelaki tersebut diduga salah satu karyawan kantor yang berada di sekitar Polrestabes Surabaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Bank Mandiri meminta maaf atas pemblokiran rekening warga Pati yang berisi sekitar Rp80,9 juta dan menjelaskan alasan pemblokiran.
Empat chef jaringan Accor berkolaborasi menghadirkan A Taste of Java di The Phoenix Hotel Jogja pada 29–30 Agustus 2026.
Kevin Warsh menyoroti dampak AI terhadap ekonomi AS, sementara inflasi masih jauh di atas target The Fed sebesar 2 persen.
Nepal mendesak TikTok dan Meta menghapus konten AI palsu, video lama, serta QR donasi palsu terkait banjir bandang.
Gus Yahya meminta massa aksi di Muktamar NU ke-35 tetap tenang dan tidak mengganggu persidangan. Ia juga bicara soal Gus Yusuf.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2026 diprediksi 5,3-5,6 persen. GREAT Institute menyebut investasi dan kepercayaan menjadi kunci.