Jemaah Haji Probolinggo Wafat di Makkah, Sempat Dirawat di ICU
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Ledakan di Surabaya, Minggu (13/5/2018)./Ist-Okezone
Harianjogja.com, SURABAYA-Terjadi ledakan di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Baratajaya, Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur, Minggu (13/5/2018). Warga pun berhamburan karena panik.
Informasi yang diterima Okezone, jaringan Harianjogja.com, ledakan terjadi sekira Pukul 07.00 WIB.
Dari foto yang diterima, terlihat efek ledakan mengakibatkan pecahan material bangunan. Belum diketahui pasti soal korban akibat ledakan tersebut.
Seorang pengguna Facebook dengan akun Muhammad Ainun Najib menyiarkan momen pascaledakan. Terlihat kepanikan warga yang berkumpul di dekat lokasi kejadian. Sirine mobil terdengar dan garis polisi dipasang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Jemaah haji asal Probolinggo meninggal dunia di Makkah setelah dirawat di ICU akibat gagal napas. Almarhum sempat menunaikan umrah wajib.
Komdigi meminta seluruh platform digital menyelesaikan self assessment PP Tunas sebelum 6 Juni 2026 untuk perlindungan anak di ruang digital.
Pemkot Yogyakarta kembangkan Program Bule Mengajar di kampung wisata untuk memperkuat pariwisata berbasis masyarakat dan UMKM lokal.
Keluarga korban romusha asal Belanda mengunjungi Monumen Kereta Api Pekanbaru untuk mengenang tragedi kerja paksa era Perang Dunia II.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.