Pesawat Hercules Australia Dikerahkan Bantu Padamkan Karhutla di Samarinda

Newswire
Newswire Jum'at, 06 November 2026 22:27 WIB
Pesawat Hercules Australia Dikerahkan Bantu Padamkan Karhutla di Samarinda

Foto ilustrasi kebakaran hutan dan lahan. - Magnific

Harianjogja.com, JAKARTA—Pesawat Hercules C-130 milik Australia mulai dikerahkan untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (6/11/2026). Hingga pukul 15.00 WIB, pesawat tersebut telah melakukan tiga kali penjatuhan air atau water bombing untuk memadamkan titik api.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan operasi udara tersebut merupakan bagian dari dukungan kemitraan internasional antara Indonesia dan Australia dalam penanganan karhutla.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan menjelaskan, sebelum operasi dimulai, tim terlebih dahulu melakukan pengarahan pada pagi hari. Dalam kegiatan tersebut, petugas mengidentifikasi dua titik api atau fire spot yang berada di dekat permukiman warga.

"Sebelum pelaksanaan operasi, tim melakukan briefing pada pagi hari untuk menentukan sasaran pemadaman, di mana teridentifikasi dua titik api atau fire spot yang berada di dekat permukiman warga dan menjadi prioritas utama," kata Berton di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, pemadaman dari udara diprioritaskan pada titik-titik api yang berada di sekitar permukiman. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ancaman langsung terhadap keselamatan masyarakat.

Setiap kali menyelesaikan satu sorti penerbangan, pesawat membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk mengisi kembali air. Setelah proses pengisian selesai, armada udara tersebut dapat melanjutkan misi penyiraman ke titik api berikutnya.

Pesawat Hercules Angkut 15.000 Liter Air

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui BNPB bersama Pemerintah Australia telah menyiapkan satu pesawat Hercules C-130 untuk mendukung operasi pemadaman karhutla. Pesawat tersebut difungsikan sebagai Large Air Tanker dengan kapasitas angkut hingga 15.000 liter air dalam setiap sorti.

Selain Hercules C-130, dukungan dari Australia juga mencakup satu pesawat Cessna Citation yang bertugas sebagai pesawat pemandu. Kehadiran pesawat pemandu tersebut menjadi bagian dari dukungan operasi udara dalam penanganan kebakaran.

Operasi kemitraan Indonesia dan Australia turut melibatkan 20 personel spesialis penerbangan dari New South Wales Rural Fire Service (NSW RFS). Personel tersebut terdiri atas pilot dan kru pendukung yang membantu pelaksanaan misi pemadaman.

Pesawat Hercules direncanakan dapat menjalankan hingga enam sorti penerbangan dalam sehari. Sementara itu, rangkaian operasi bantuan udara dari Australia dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 6 hingga 12 November 2026.

BNPB terus memperkuat koordinasi dengan tim Australia dan berbagai unsur terkait di lapangan. Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan operasi pemadaman berjalan efektif, terutama dalam menjangkau titik api yang berada dekat kawasan permukiman warga.

Barito Selatan Perpanjang Tanggap Darurat Karhutla

Di tengah upaya pemadaman karhutla di Kalimantan Timur, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, juga kembali memperpanjang status tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan ekstrem.

Status tanggap darurat tersebut diperpanjang selama 20 hari, terhitung mulai 3 hingga 22 November 2026. Keputusan itu diambil berdasarkan hasil kaji cepat dan rekomendasi rapat evaluasi yang dilaksanakan pemerintah daerah.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Barito Selatan Yoga P Utomo mengatakan perpanjangan status tersebut merupakan kali ketiga yang dilakukan Pemkab Barito Selatan.

"Perpanjangan masa tanggap darurat tersebut berdasarkan hasil kaji cepat dan rekomendasi rapat evaluasi yang dilaksanakan hari ini," kata Yoga di Buntok, Jumat.

Pernyataan itu disampaikan setelah rapat evaluasi perpanjangan status tanggap darurat karhutla dan kekeringan ekstrem 2026. Yoga memastikan keputusan tersebut mempertimbangkan kondisi di lapangan serta prakiraan cuaca ke depan.

"Keselamatan dan ketenteraman masyarakat Barito Selatan menjadi prioritas utama pemerintah," kata Yoga.

Seiring dengan perpanjangan status tanggap darurat, pemerintah daerah menginstruksikan sejumlah langkah penanganan agar segera ditindaklanjuti oleh instansi terkait. Salah satunya melalui penguatan personel dan posko penanganan karhutla.

Pemkab Barito Selatan meminta seluruh posko siaga di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa dioptimalkan. Penguatan tersebut diharapkan membuat personel dan armada pemadam lebih cepat menjangkau lokasi kebakaran.

"Pastikan pergerakan personel dan armada pemadam dapat menjangkau titik api secepat mungkin," ujarnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online