Puspom TNI Kawal OTT KPK di BNPB, Ini Penjelasan Kapuspen
TNI menyebut Puspom mengawal penyidik KPK saat OTT di BNPB. KPK mengamankan 14 orang, termasuk Sestama BNPB Rustian, serta uang Rp1,4 miliar dan emas.
Kapolri Bersama Gubernur Sumut, Bobby Nasution, saat konferensi pers pengungkapan penyelundupan 1,16 ton ketamin di Terminal Penumpang Bandar Deli, Belawan, Jumat (23/10/2026)./Bisnis
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri mengamankan seorang warga negara Taiwan berinisial YCY terkait dugaan penyelundupan 1,16 ton ketamin menggunakan kapal MT Global 168. Barang bukti tersebut diperkirakan bernilai Rp3,48 triliun dengan asumsi harga Rp3 juta per gram.
Tersangka dibawa ke markas Bareskrim Polri di Jakarta pada Senin (26/10/2026). Berdasarkan pantauan Bisnis di lokasi, YCY merupakan satu-satunya tersangka yang diboyong dari kapal tersebut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
YCY terlihat mengenakan baju tahanan oranye khas Polri dengan pergelangan tangan terikat cable ties. Kepalanya ditutupi topi krem, sedangkan wajahnya tertutup masker hitam.
WN Taiwan Diduga Jadi Pengendali Ketamin
Wakil Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Cahyo Hutomo, mengatakan YCY berperan sebagai manajer kapal sekaligus pengendali barang yang diduga akan diselundupkan tersebut.
"Dia itu manajer kapal, dia pengendali barang tersebut, dia yang mengarahkan kapal ini dibawa ke mana," ujar Cahyo di Bareskrim pada Senin (26/10/2026).
Cahyo menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari temuan anomali dalam pergerakan kapal MT Global 168. Kapal tersebut awalnya bermanuver dengan kecepatan tinggi menuju Thailand, tetapi kemudian melambat secara tiba-tiba saat melintas di Laut Andaman, kawasan perbatasan Pulau Sumatra.
Perubahan pola pergerakan kapal itu memunculkan kecurigaan petugas bahwa kapal tersebut akan memindahkan muatan ke kapal lain melalui skema ship to ship.
"Disitulah, disitulah kecurigaan kita bahwa kapal tersebut akan melakukan ship to ship, menyebrangkan, melemparkan barang ke kapal lain. Nah, disitulah kita melakukan intersep," imbuhnya.
Tujuh WNI Tidak Terbukti Terkait Barang Bukti
Dalam operasi tersebut, petugas gabungan sempat mengamankan delapan orang yang berada di kapal MT Global 168. Mereka terdiri atas tujuh warga negara Indonesia (WNI) dan satu warga negara Taiwan, yakni YCY.
Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan, penyidik hanya menemukan keterkaitan langsung YCY dengan barang bukti ketamin yang diangkut kapal tersebut. Sementara itu, tujuh WNI lainnya disebut tidak mengetahui adanya muatan narkoba karena mereka direkrut untuk mengangkut minyak.
"Jadi pada saat melaksanakan pelayaran, yang 7 orang itu tidak tahu karena tujuan daripada 7 orang itu sesuai dengan permintaan agen yang merekrutnya adalah mengangkut minyak. Sehingga kita tidak bisa menemukan mens rea kepada 7 orang itu," pungkasnya.
Cahyo menyampaikan bahwa penyidik tidak menemukan mens rea atau unsur niat jahat pada tujuh WNI tersebut berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan.
Ketamin 1,16 Ton Ditaksir Bernilai Rp3,48 Triliun
Dalam penggeledahan kapal, tim gabungan menemukan obat keras jenis ketamin yang dikemas dalam 58 karung. Total berat bruto barang bukti tersebut mencapai 1,16 ton.
Dari sisi nilai ekonomi, barang bukti itu diperkirakan mencapai Rp3,48 triliun. Perhitungan tersebut menggunakan asumsi harga ketamin sebesar Rp3 juta per gram.
Besarnya nilai barang bukti dan pola pergerakan kapal menjadi bagian dari pengungkapan dugaan penyelundupan yang kini ditangani Bareskrim Polri. Adapun berdasarkan keterangan Cahyo, YCY diduga berperan mengendalikan muatan dan mengarahkan tujuan perjalanan kapal MT Global 168.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
TNI menyebut Puspom mengawal penyidik KPK saat OTT di BNPB. KPK mengamankan 14 orang, termasuk Sestama BNPB Rustian, serta uang Rp1,4 miliar dan emas.
DPRD DIY mengusulkan balai RW menjadi laboratorium Pendidikan Khas Kejogjaan untuk memperkuat pendidikan karakter berbasis budaya Jogja.
Harga cabai rawit mencapai Rp88.642/kg pada pekan keempat Oktober 2026. Mendagri Tito mendorong perluasan tanam dan distribusi pasokan.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Indonesia Kaya menghadirkan legenda Timun Mas dan Nyi Roro Kidul dalam delapan episode musikal vertikal yang tayang di TikTok.
Yusril menyoroti 23 definisi keuangan negara yang dinilai berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum bagi pengelola BUMN.