Gibran Minta Pertamina Perkuat Pendampingan UMKM di Cilacap

Newswire
Newswire Senin, 26 Oktober 2026 21:27 WIB
Gibran Minta Pertamina Perkuat Pendampingan UMKM di Cilacap

Wapres Gibran Rakabuming saat bertemu para pelaku UMKM di Gedung Patra Graha, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Jawa Tengah, Senin (26/10/2026) /Antara-BPMI Setwapres\r\n

Harianjogja.com, CILACAP—Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta penguatan pendampingan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Cilacap, Jawa Tengah, untuk membantu mengembangkan usaha, memperluas akses pasar, dan menciptakan lapangan kerja.

Permintaan tersebut disampaikan saat Gibran bertemu dengan para pelaku UMKM dalam rangka peninjauan PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit (RU) IV Cilacap, Senin (26/10/2026). Ia mengapresiasi kreativitas UMKM binaan Pertamina yang mampu mengolah bahan menjadi produk bernilai tambah sekaligus membuka peluang usaha.

"Saya juga mengapresiasi kreativitas UMKM binaan Pertamina yang terus berinovasi, mengolah bahan menjadi produk bernilai tambah, dan membuka peluang usaha serta lapangan kerja," kata Wapres menurut keterangan diterima di Jakarta, Senin.

Gibran berharap Pertamina bersama para mitranya terus memperkuat pendampingan, memperluas akses pasar, serta memastikan kegiatan komunitas dan UMKM dapat berjalan secara berkelanjutan.

Gibran Dorong UMKM Susun Rencana Bisnis

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah pelaku UMKM menyampaikan perkembangan usaha yang dijalankan serta pemanfaatan potensi wilayah pesisir. Gibran mendorong agar pendampingan tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga membantu pelaku usaha menyusun rencana bisnis atau business plan sebagai dasar pengembangan usaha.

Menurut Gibran, rencana bisnis yang tersusun dapat menjadi landasan untuk melihat peluang dukungan pemerintah bagi UMKM. Ia juga menyampaikan kemungkinan bantuan setelah pelaku usaha menyelesaikan rencana bisnisnya.

"Ini mungkin nanti dari Pertamina sebagai perusahaan yang mendampingi UMKM dan ibu-ibu yang ada di sini untuk memberikan guidance untuk pembuatan business plan. Nanti kalau sudah business plan-nya jadi, mungkin kita bisa bantu dari Banmas (Bantuan Masyarakat)," ujarnya.

Pendampingan tersebut diharapkan membantu pelaku UMKM mengembangkan skala usaha, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi antara Pertamina, mitra pendamping, dan pemerintah juga diharapkan mendukung keberlanjutan kegiatan ekonomi yang dijalankan masyarakat.

UMKM Cilacap Didukung Inovasi Ramah Lingkungan

Gibran turut mengapresiasi upaya pelaku UMKM dalam mengembangkan potensi lokal menjadi produk bernilai tambah, termasuk melalui pemanfaatan limbah lingkungan yang dapat diolah kembali.

Inovasi tersebut dinilai tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga mendukung upaya menjaga lingkungan. Pengolahan bahan yang sebelumnya menjadi limbah dapat membuka peluang usaha sekaligus memperkuat peran UMKM dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Pemanfaatan potensi lokal dan pengolahan kembali bahan yang tersedia juga berpeluang memberikan dampak positif bagi pemberdayaan masyarakat di Cilacap. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya usaha yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan dan kebutuhan masyarakat sekitar.

"Yang saya senang, selain ada nilai tambah sisi ekonominya, UMKM Bapak-Ibu semua memiliki keunggulan dari segi kepedulian akan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar terutama perempuan," demikian Gibran Rakabuming Raka.

Penguatan pendampingan menjadi salah satu upaya untuk membantu UMKM mengembangkan produk inovatif menjadi usaha yang lebih berkelanjutan. Dengan dukungan penyusunan rencana bisnis dan perluasan akses pasar, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha serta membuka lebih banyak kesempatan kerja bagi masyarakat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online