Jadwal Liga Inggris: Chelsea vs MU, Liverpool Tantang Arsenal
Jadwal Liga Inggris pekan kesembilan 2026/2027 menyajikan duel Chelsea vs MU dan Liverpool vs Arsenal. Simak jadwal lengkapnya.
Ilustrasi, sejumlah perahul nelayan rusak akibat diterjang gelombang tinggi belum lama ini./. Dokumentasi-Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA— Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta pelaku pelayaran, mulai kapal angkutan penumpang, pariwisata hingga nelayan, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang laut setinggi 1-4 meter di sejumlah perairan Indonesia pada 14-17 September.
Peringatan tersebut berkaitan dengan pola angin dan peningkatan kecepatan angin yang terpantau dapat memicu kenaikan tinggi gelombang harian. Kondisi ini dinilai berpotensi mengancam keselamatan aktivitas pelayaran di wilayah perairan Indonesia.
Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Meteorologi Maritim BMKG Agie Wandala Putra mengatakan kondisi angin tersebut perlu menjadi perhatian para pelaku kegiatan di laut.
"Pola angin dan peningkatan kecepatan angin terpantau memicu tinggi gelombang harian yang dapat mengancam keselamatan aktivitas pelayaran di wilayah perairan Indonesia," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Meteorologi Maritim BMKG Agie Wandala Putra dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Sejumlah Perairan Berpotensi Gelombang 1,25-2,5 Meter
Agie menjelaskan pergerakan angin di utara ekuator bertiup dari arah tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 4-25 knot. Sementara itu, angin di selatan ekuator bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 8-25 knot.
Tim meteorologi maritim BMKG mendeteksi kecepatan angin tertinggi di sejumlah wilayah, yakni Samudra Hindia barat Bengkulu, Laut Jawa, Selat Makassar selatan, Laut Maluku utara, serta Laut Arafuru.
Kondisi angin tersebut berpotensi memicu gelombang dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan Indonesia. Wilayah yang masuk dalam pemantauan antara lain Selat Karimata, Laut Jawa, Laut Bali, Laut Flores, Selat Makassar, Laut Banda, Laut Arafuru, hingga Samudra Pasifik utara Papua.
Gelombang Sangat Tinggi hingga 4 Meter
Selain gelombang 1,25-2,5 meter, BMKG memperkirakan gelombang sangat tinggi dengan kisaran 2,5 hingga 4,0 meter berpeluang terjadi di beberapa wilayah.
Potensi tersebut mencakup Selat Malaka bagian utara serta perairan Samudra Hindia yang membentang dari barat Aceh, Kepulauan Nias, Mentawai, Bengkulu, dan Lampung.
Wilayah perairan di selatan Jawa, Bali, NTB, dan NTT juga termasuk dalam kawasan yang berpeluang mengalami gelombang sangat tinggi tersebut.
Ini Batas Angin dan Gelombang yang Perlu Diwaspadai
BMKG juga mengingatkan adanya tingkat kerawanan yang berbeda sesuai jenis kapal atau perahu yang beroperasi di laut.
Perahu nelayan dinilai rawan beroperasi ketika kecepatan angin berada di atas 15 knot dan tinggi gelombang melebihi 1,25 meter. Kapal tongkang memiliki risiko ketika angin berada di atas 16 knot dan gelombang mencapai 1,5 meter.
Sementara itu, kapal feri atau angkutan penumpang menjadi rawan ketika kecepatan angin menembus 21 knot dan tinggi gelombang melebihi 2,5 meter.
Peringatan BMKG tidak hanya ditujukan kepada pelaku pelayaran. Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan pesisir juga diminta meningkatkan kewaspadaan selama periode potensi gelombang tinggi tersebut.
"Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di kawasan pesisir juga diminta untuk tetap waspada guna mengantisipasi dampak gelombang tinggi selama beberapa hari ke depan," kata Agie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Jadwal Liga Inggris pekan kesembilan 2026/2027 menyajikan duel Chelsea vs MU dan Liverpool vs Arsenal. Simak jadwal lengkapnya.
Borneo FC bermodal kemenangan 2-1 atas PSS Sleman jelang menghadapi PSIM Jogja pada pekan kedelapan Super League di Bantul.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 31 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Kemenhut menetapkan PT MAP dan PT GAP sebagai tersangka karhutla. Salah satunya merupakan perusahaan PMA asal Singapura.
KPK merespons kode RAMA dalam kasus Silmy Karim. Dalam dakwaan, disebut ada dugaan setoran Rp40 juta setiap pekan untuk seorang menteri.
Nonmuslim bisa menjadi petugas haji di embarkasi dan debarkasi. Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak menjelaskan tujuan kebijakan tersebut.