Hujan Sedang Berpotensi Guyur Bandung dan Jogja, Ini Peringatan BMKG

Newswire
Newswire Selasa, 27 Oktober 2026 08:17 WIB
Hujan Sedang Berpotensi Guyur Bandung dan Jogja, Ini Peringatan BMKG

Foto ilustrasi lahan pertanian diguyur hujan, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.

Harianjogja.com, JOGJA—Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia pada Selasa. Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi gelombang tinggi, banjir rob, serta awan hujan yang dapat memengaruhi aktivitas di laut dan penerbangan.

Prakirawan cuaca BMKG, Bintari, mengatakan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota, antara lain Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Semarang, Surabaya, dan Mataram.

Potensi serupa diprakirakan terjadi di Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Tanjung Selor, Makassar, Mamuju, Palu, Gorontalo, Manado, Sorong, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke.

Sementara itu, udara kabur berpotensi terjadi di Jambi, Bandar Lampung, Ambon, dan Kendari. Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur Bandung dan Jogja.

BMKG juga memperkirakan cuaca berawan tebal di Jakarta dan Ternate, berawan di Kupang, serta hujan disertai petir di Tanjung Pinang.

Waspadai Gelombang Tinggi dan Banjir Rob

Selain hujan, BMKG mengingatkan nelayan dan pengguna transportasi laut untuk mewaspadai gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia selatan Jawa Timur.

Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir juga diminta menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut. Potensi banjir rob dapat terjadi di pesisir Sumatera Utara, Sumatera Barat, Lampung, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Bali.

Dalam keterangannya, Bintari menambahkan potensi banjir rob juga terdapat di pesisir Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, dan Maluku Tengah.

Pengguna Pesawat Diminta Waspadai Awan Hujan

BMKG turut mengingatkan pengguna transportasi udara untuk mewaspadai awan cumulonimbus yang berpotensi terbentuk di sejumlah wilayah. Awan tersebut dapat memicu hujan lebat, petir, dan turbulensi yang berpengaruh terhadap penerbangan.

Wilayah yang perlu diwaspadai meliputi Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah. Potensi awan hujan juga terdapat di Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.

Selain itu, kewaspadaan diperlukan di Samudra Hindia bagian barat, Kepulauan Nias, Laut Natuna Utara, bagian utara Selat Karimata, hingga bagian timur Laut Sulawesi.

BMKG mengingatkan bahwa meskipun cuaca kering masih mendominasi sejumlah wilayah, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat tetap dapat terjadi secara lokal. Masyarakat diminta tetap memperhatikan potensi kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online