BMKG Ingatkan Gelombang 4 Meter dan Banjir Rob, Ini Lokasinya

Newswire
Newswire Selasa, 06 Oktober 2026 08:17 WIB
BMKG Ingatkan Gelombang 4 Meter dan Banjir Rob, Ini Lokasinya

Foto ilustrasi gelombang tinggi. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—BMKG mengingatkan masyarakat terhadap potensi gelombang tinggi hingga 4 meter dan banjir rob di sejumlah wilayah Indonesia pada Selasa (6/10/2026). Peringatan tersebut terutama ditujukan kepada nelayan, operator transportasi laut, masyarakat pesisir, serta pengguna transportasi udara.

Prakirawan BMKG Bintari mengatakan pola perlambatan dan pertemuan angin memicu pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Meski demikian, kondisi cuaca kering masih mendominasi secara umum.

"Pesisir barat Sumatera, sebagian besar Kalimantan, hingga wilayah Papua bagian tengah dan pegunungan diprakirakan mengalami pembentukan awan hujan. Pengguna transportasi udara diimbau mewaspadai potensi awan cumulonimbus di wilayah lintasan penerbangan tersebut," kata dia dalam siaran pembaruan informasi cuaca di Jakarta, Selasa.

Gelombang Tinggi Capai 4 Meter

BMKG juga meminta para nelayan dan operator jasa transportasi laut meningkatkan kesiapsiagaan menyusul potensi cuaca ekstrem di perairan Indonesia.

Peringatan gelombang tinggi dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter berlaku di Samudra Hindia barat Bengkulu hingga Lampung. Potensi serupa juga terdapat di Samudra Hindia selatan Banten hingga Nusa Tenggara Barat (NTT).

Selain ancaman gelombang tinggi, masyarakat pesisir di sejumlah wilayah diminta mengantisipasi banjir rob akibat fenomena pasang air laut.

"Masyarakat pesisir Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Kalimantan Selatan juga diminta mengantisipasi potensi banjir rob akibat fenomena pasang air laut," ujarnya.

Prakiraan Cuaca Sejumlah Wilayah Indonesia

Di Pulau Sumatera, hujan petir berpotensi terjadi di Pekanbaru. Banda Aceh diprakirakan mengalami hujan sedang, sedangkan Medan dan Padang berpotensi hujan ringan.

Sementara itu, Bandar Lampung berpotensi mengalami asap atau kabut. Kondisi udara kabur diprakirakan terjadi di Tanjung Pinang, Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Pangkal Pinang.

Untuk wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, cuaca didominasi berawan tebal di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Denpasar, dan Kupang.

Serang berpotensi mengalami hujan ringan, sedangkan Mataram diprakirakan mengalami udara kabur.

Di Kalimantan dan Sulawesi, hujan ringan berpeluang turun di Pontianak, Tanjung Selor, Mamuju, dan Palu. Palangka Raya, sementara itu, diprakirakan berpotensi mengalami asap akibat kondisi cuaca kering.

Adapun di wilayah Indonesia Timur, hujan ringan diprakirakan melanda Nabire dan Jayawijaya.

Waspada Kekeringan dan Karhutla

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kondisi cuaca kering. Risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) perlu diantisipasi di sejumlah wilayah.

Masyarakat diminta memantau perkembangan kondisi cuaca secara berkala melalui saluran resmi BMKG untuk memperoleh informasi terbaru.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online