Dua Pemuda Tewas Terjebak di Lantai Dua Rumah Terbakar

Newswire
Newswire Selasa, 06 Oktober 2026 09:47 WIB
Dua Pemuda Tewas Terjebak di Lantai Dua Rumah Terbakar

Foto ilustrasi petugas pemadam kebakaran bekerja memadamkan api di lokasi kejadian kebakaran. - Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—Dua pemuda meninggal dunia setelah terjebak di lantai dua sebuah rumah yang terbakar di Jalan Asem Gede Timur, Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (6/10/2026) pagi.

Kedua korban diketahui bernama Muhammad Fadel, 17, dan Rezi, 21. Keduanya berada di dalam kamar di lantai dua ketika kebakaran terjadi.

“Dua korban laki-laki meninggal dunia akibat kebakaran rumah di Jalan Asem Gede Timur, Utan Kayu Selatan, Matraman,” kata Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur Suhudi di Matraman, Jakarta Timur, Selasa.

Menurut Suhudi, kedua korban tidak dapat menyelamatkan diri karena pagar dan pintu rumah dalam kondisi terkunci.

“Kedua korban terjebak di lantai dua, di kamar, karena semua pagar dan pintu dikunci pemiliknya,” ujar Suhudi.

Kebakaran dilaporkan warga pukul 05.06 WIB

Petugas menerima laporan mengenai kebakaran tersebut dari warga sekitar pada pukul 05.06 WIB. Kantor Sektor Matraman kemudian mengerahkan lima unit kendaraan, termasuk satu unit mobil medium, menuju lokasi.

Petugas tiba di lokasi pada pukul 05.08 WIB dan langsung melakukan penanganan. Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 05.14 WIB.

Kebakaran berhasil dilokalisasi pada pukul 05.50 WIB. Setelah api dapat dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 06.02 WIB.

“Untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran kembali,” ucap Suhudi.

Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak 10 unit kendaraan pemadam kebakaran dengan kekuatan 50 personel dikerahkan.

Rumah juga digunakan untuk usaha daring

Suhudi mengatakan bangunan yang terbakar merupakan rumah tinggal yang sekaligus digunakan sebagai tempat usaha daring. Usaha tersebut menjual alat kesehatan.

“Status kebakaran dinyatakan selesai dan operasi berakhir pada pukul 07.03 WIB,” ungkap Suhudi.

Hingga saat ini, pihak Sudin Gulkarmat Jakarta Timur masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran dan menghitung total kerugian akibat peristiwa tersebut.

Langkah mitigasi kebakaran perlu dilakukan secara menyeluruh untuk meminimalkan risiko kerugian harta benda maupun korban jiwa. Sebagai bentuk pencegahan awal, masyarakat diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik, menghindari penumpukan beban pada stopkontak, serta memastikan kompor gas dan bahan mudah terbakar tersimpan dengan aman.

Selain itu, penyediaan alat pemadam api ringan (APAR) di area yang mudah terjangkau, penyusunan jalur evakuasi yang bebas dari hambatan, serta pelaksanaan simulasi penanganan kebakaran secara berkala sangat penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan.

Jika terjadi titik api, segera putus aliran listrik, gunakan APAR atau kain basah untuk memadamkan api skala kecil, dan langsung hubungi petugas pemadam kebakaran setempat sembari melakukan evakuasi secara tertib ke titik kumpul yang aman.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online