Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Negosiasi AS-Iran

Newswire
Newswire Senin, 17 Agustus 2026 22:57 WIB
Trump Ancam Bom Oman Jika Ganggu Negosiasi AS-Iran

Donald Trump - Antara

Harianjogja.com, ISTANBUL— Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap Oman di tengah negosiasi terkait Iran dan Selat Hormuz. Trump mengatakan Amerika Serikat akan menyerang Oman jika negara tersebut dinilai mengganggu proses perundingan Washington dengan Teheran.

"Jika Oman menghalangi, kami akan bom mereka sampai habis," kata Trump kepada Fox News, Senin, saat ditanya mengenai posisi Oman dalam negosiasi terkait Iran dan Selat Hormuz.

Pernyataan tersebut muncul setelah pemerintah Iran pada Sabtu menyatakan telah mencapai kesepakatan mengenai rute pelayaran di Selat Hormuz. Kesepakatan itu dicapai setelah Iran dan Oman menjalani negosiasi teknis selama beberapa pekan.

Trump Klaim Punya Saluran Belakang dengan IRGC

Selain mengomentari Oman, Trump juga menyampaikan klaim mengenai komunikasi langsung antara Washington dan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

"Kami punya saluran belakang dengan IRGC. Kami berbicara secara langsung dengan pejabat IRGC di Iran," kata dia.

Trump juga mendesak Teheran untuk mengangkat "bendera putih tanda menyerah". Ia menggambarkan Iran sebagai "pemain poker yang baik, tetapi mereka sekarat".

Pernyataan Trump tersebut disampaikan ketika isu Selat Hormuz masih menjadi bagian dari pembicaraan AS dan Iran. Dalam konteks tersebut, Oman sebelumnya terlibat dalam negosiasi teknis terkait rute pelayaran di jalur strategis tersebut.

Trump Singgung Perang Gaza

Trump juga berbicara mengenai situasi di Gaza. Menurut dia, Israel harus menghentikan serangan ke Gaza karena "Hamas telah setuju meletakkan senjata mereka".

Presiden AS itu mengatakan Washington juga memiliki saluran komunikasi terpisah dengan Hamas.

"Kami punya saluran berbeda dengan Hamas, dan pada akhirnya mereka akan menyerahkan senjatanya," kata dia.

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah upaya Washington memastikan implementasi rencana perdamaian Gaza. Rencana tersebut mencakup pelucutan senjata Hamas dan penarikan penuh pasukan zionis Israel dari wilayah Palestina itu.

Trump Bicara Politik Israel

Trump turut menyampaikan pandangannya mengenai politik dalam negeri Israel. Ia mengatakan langkah yang "paling tepat" saat ini adalah tidak ikut campur dalam pemilu di negara tersebut.

Meski demikian, Trump masih membuka kemungkinan memberikan dukungan kepada calon tertentu.

"Saya pikir yang paling tepat bagi saya adalah tetap di luar politik pemilu Israel, tetapi saya mungkin akan mendukung calon tertentu," kata Presiden AS itu.

Rangkaian pernyataan Trump tersebut mencakup isu negosiasi AS-Iran, posisi Oman dalam pembicaraan terkait Selat Hormuz, komunikasi dengan IRGC dan Hamas, hingga sikapnya terhadap pemilu Israel.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online