Hari ke-10 SAR KM Virgo Transport 8, 3 Jasad Ditemukan
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Personel gabungan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) pada saat melakukan proses pemadaman api di area savana, di wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (30/8/2023). Antara/HO-Balai Besar TNBTS
Harianjogja.com, JAKARTA—Kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur, kembali meluas. Titik api yang sebelumnya membakar sejumlah area di kawasan Gunung Bromo kini merambat ke arah timur menuju kawasan Bukit B29.
Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanti Tjahja Nugraha mengatakan perambatan api dipengaruhi oleh kondisi angin yang masih berhembus di kawasan tersebut.
"Belum padam api kan merambat lagi karena angin, merambat ke timur arah ke kawasan B29," kata Rudijanti saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu.
Petugas gabungan hingga kini masih melakukan upaya pemadaman untuk menahan pergerakan kobaran api. Langkah tersebut dilakukan agar kebakaran tidak menyebar lebih luas ke kawasan lainnya.
Rudijanti mengatakan meluasnya jalur perambatan api secara otomatis berpotensi menambah luas kawasan yang terdampak kebakaran. Namun, pihaknya belum dapat memastikan luasan terbaru karena proses penghitungan belum dilakukan.
"Semestinya luasannya bertambah," ucapnya.
Berdasarkan data terakhir, luas area yang terbakar di kawasan Gunung Bromo tercatat mencapai 176 hektare. Kebakaran pertama kali diketahui pada Senin (3/8) sekitar pukul 17.00 WIB di area Blok Bantengan.
Dari lokasi tersebut, api kemudian bergerak menuju sejumlah area lain, termasuk Watu Gede dan Blok Jantur yang berada di sekitar Blok Bantengan.
Pergerakan kobaran api tersebut tidak terlepas dari kondisi angin di kawasan Gunung Bromo. Hembusan angin membuat api lebih mudah menjalar dari satu titik ke area lainnya.
Dua Helikopter Dikerahkan
Untuk memperkuat upaya pemadaman, petugas masih mengandalkan operasi udara menggunakan helikopter water bombing. Dua unit helikopter yang dikirimkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dikerahkan untuk membantu mengatasi kebakaran.
Operasi pemadaman menggunakan helikopter tersebut berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Dalam periode tersebut, masing-masing helikopter telah melakukan delapan kali perjalanan dari lokasi pengambilan air di Ranu Pani menuju kawasan Gunung Bromo.
Namun, operasi udara tersebut sempat dihentikan sementara karena kondisi cuaca tidak memungkinkan.
"Tapi saat ini diberhentikan sementara waktu karena cuaca tidak memungkinkan, nanti akan dilanjutkan lagi ketika cuaca memungkinkan," ujarnya.
Selain mengerahkan helikopter water bombing, upaya pemadaman juga dilakukan menggunakan drone water sprayer. Peralatan tersebut dikerahkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur untuk membantu petugas menangani titik-titik api di kawasan terdampak.
Petugas gabungan masih berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak terus merambat ke wilayah lain, terutama dengan mempertimbangkan kondisi angin yang dapat memengaruhi arah penyebaran api.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.