Hari ke-10 SAR KM Virgo Transport 8, 3 Jasad Ditemukan
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA— Pemerintah menggelontorkan anggaran jumbo sebesar Rp6,26 triliun untuk memperkuat kualitas tenaga kerja nasional melalui Program Magang Nasional dan pelatihan vokasi sepanjang 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi stimulus ekonomi pada triwulan II hingga semester II tahun ini.
Pelaksana Tugas Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Kurnia Ramadhana, mengungkapkan bahwa alokasi anggaran tersebut difokuskan untuk menciptakan tenaga kerja yang lebih kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri.
“Total anggaran Rp6,26 triliun terdiri dari Rp4,14 triliun untuk Program Magang Nasional dan Rp2,12 triliun untuk pelatihan vokasi,” ujar Kurnia dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Program Magang Nasional akan menyasar sekitar 150.000 peserta dari berbagai latar belakang. Dana sebesar Rp4,14 triliun digunakan untuk membiayai uang saku peserta selama enam bulan, dengan nominal yang disesuaikan berdasarkan upah minimum di masing-masing daerah.
Tak hanya itu, anggaran tersebut juga mencakup biaya pelatihan, sertifikasi kompetensi, hingga pendampingan oleh mentor di tempat magang. Pemerintah juga memanfaatkan platform digital Maganghub milik Kementerian Ketenagakerjaan untuk mendukung pelaksanaan program secara terintegrasi.
Di sisi lain, pelatihan vokasi dengan anggaran Rp2,12 triliun diprioritaskan bagi 220.000 lulusan SMK dan 50.000 pekerja yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Program ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja di pasar industri.
Kurnia menambahkan, pemerintah juga tengah membuka peluang skema kolaborasi dengan sektor swasta melalui mekanisme cost sharing. Dalam skema ini, perusahaan mitra berpotensi ikut menanggung sebagian biaya atau insentif bagi peserta magang.
“Formulasi pembagian biaya dengan perusahaan masih dalam tahap pembahasan, namun ini diharapkan dapat memperluas jangkauan program,” jelasnya.
Program Magang Nasional dijadwalkan mulai berjalan pada Juli 2026, dengan target awal sebanyak 50.000 peserta pada gelombang pertama. Selanjutnya, program akan dilaksanakan secara bertahap hingga mencapai target total 150.000 peserta.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan di tengah dinamika ekonomi global. Selain meningkatkan kompetensi, program ini juga diharapkan mampu menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan lulusan pendidikan vokasi dan pekerja terdampak PHK.
Dengan dukungan anggaran besar dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah optimistis Program Magang Nasional dan pelatihan vokasi dapat menjadi motor penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tiga jasad korban KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di hari ke-10 SAR. Total 126 korban ditemukan, 117 masih dicari.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.