Didakwa Suap ASN Kemenhub, PT KA Properti Jalani Sidang Tuntutan
PT KA Properti Manajemen dijadwalkan menjalani sidang tuntutan dalam perkara dugaan suap Rp1,36 miliar terkait proyek DJKA Kemenhub.
Foto ilustrasi dapur Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, CIREBON—Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cirebon mengalami kendala operasional setelah pencairan dana belum dilakukan. Akibatnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pegambiran 1 menghentikan sementara aktivitas dapur sejak Senin (8/6/2026), sehingga ribuan penerima manfaat tidak lagi menerima distribusi makanan bergizi seperti biasanya.
SPPG Pegambiran 1 yang berlokasi di Kampung Petireman, Kelurahan Pegambiran, Kecamatan Lemahwungkuk, selama ini menjadi salah satu dapur utama penyedia makanan dalam program MBG bagi pelajar dan kelompok masyarakat penerima manfaat di Kota Cirebon.
Pengawas Keuangan SPPG Pegambiran 1, Salikun, mengatakan penghentian operasional dilakukan karena dana yang digunakan untuk membiayai kebutuhan dapur belum masuk ke rekening pengelola.
"Mulai Senin kami tidak beroperasi sampai waktu yang belum bisa ditentukan karena dana operasional belum dicairkan," kata Salikun, Rabu (10/6/2026).
Menurut Salikun, keterlambatan pencairan dana ini menjadi kejadian pertama sejak dapur MBG Pegambiran 1 mulai beroperasi. Selama ini, pendanaan program berjalan lancar dengan skema pencairan rutin setiap pekan melalui rekening virtual account yang telah disiapkan.
Dana tersebut digunakan untuk memenuhi seluruh kebutuhan operasional dapur, mulai dari pembelian bahan pangan, proses pengolahan makanan, hingga distribusi kepada para penerima manfaat.
"Biasanya dana masuk setiap pekan dan digunakan untuk kebutuhan operasional selama seminggu ke depan. Selama ini tidak ada kendala," ujarnya.
Terhentinya layanan dapur MBG berdampak langsung terhadap 2.239 penerima manfaat. Mereka berasal dari berbagai kelompok, mulai dari peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga masyarakat yang menerima layanan melalui pos pelayanan terpadu (Posyandu).
Hingga kini, pengelola belum dapat memastikan kapan operasional dapur kembali berjalan normal. Namun, berdasarkan informasi yang diterima, pencairan dana diperkirakan dapat dilakukan dalam beberapa hari ke depan.
"Kami mendapat informasi bahwa dana kemungkinan turun paling lambat hari Rabu. Tetapi sampai sekarang kami masih menunggu kepastian," kata Salikun.
Selain memengaruhi ribuan penerima manfaat program MBG, penghentian operasional juga berdampak pada aktivitas puluhan relawan yang selama ini mendukung jalannya dapur SPPG Pegambiran 1.
Tercatat sebanyak 49 relawan terlibat dalam operasional dapur tersebut. Mereka terdiri atas kepala chef, tenaga pengolahan makanan, petugas distribusi, petugas keamanan, hingga petugas kebersihan. Selama dapur tidak berproduksi, seluruh aktivitas relawan ikut terhenti sementara.
Meski demikian, para relawan tetap bersiaga dan menunggu kepastian pencairan dana agar layanan Program Makan Bergizi Gratis dapat kembali berjalan. Pengelola berharap persoalan administrasi yang menyebabkan keterlambatan dana segera terselesaikan sehingga distribusi makanan bergizi kepada ribuan penerima manfaat di Kota Cirebon dapat kembali dilakukan dalam waktu dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PT KA Properti Manajemen dijadwalkan menjalani sidang tuntutan dalam perkara dugaan suap Rp1,36 miliar terkait proyek DJKA Kemenhub.
Eko Suwanto mendorong integrasi APBD se-DIY untuk menekan kemiskinan, mengatasi pengangguran, dan memperluas lapangan kerja.
Polres Kulonprogo menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
MJO melintasi Pulau Jawa dan meningkatkan potensi awan hujan di DIY. BMKG mengingatkan warga waspada hujan sedang hingga lebat.
Eko Suwanto mendorong DIY menetapkan 2027 sebagai Tahun Menanam dan mengaudit lingkungan untuk memperkuat mitigasi bencana.
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.