Pertamina Pecat AMT Usai Viral Merokok Saat Mengemudi Truk BBM
Pertamina Patra Niaga memberhentikan awak mobil tangki BBM yang viral merokok saat bertugas karena melanggar prosedur keselamatan HSSE.
Foto ilustrasi Iran vs Amerika Serikat. - Freepik
Harianjogja.com, WASHINGTON DC— Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan Iran sebagian besar telah selesai dinegosiasikan dan kini memasuki tahap finalisasi.
Pernyataan tersebut disampaikan Trump melalui platform Truth Social pada Sabtu (24/5/2026). Ia menyebut pembahasan terakhir masih berlangsung antara Amerika Serikat, Iran, dan sejumlah negara lain yang terlibat dalam proses diplomasi tersebut.
“Sebuah kesepakatan sebagian besarnya telah dinegosiasikan, tetapi masih perlu finalisasi antara Amerika Serikat, Republik Islam Iran, dan sejumlah negara lain,” kata Trump.
Trump Sebut Komunikasi dengan Pemimpin Kawasan Berjalan Baik
Trump mengaku telah melakukan komunikasi intensif dengan sejumlah pemimpin kawasan terkait rancangan kesepakatan damai tersebut.
Ia juga menyebut sudah melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai perkembangan negosiasi tersebut.
“Aspek-aspek akhir serta rincian dari kesepakatan tersebut saat ini tengah didiskusikan dan akan diumumkan dalam waktu dekat,” ujarnya.
Trump menambahkan, salah satu poin penting dalam kesepakatan tersebut adalah pembukaan kembali Selat Hormuz yang selama ini menjadi jalur strategis perdagangan energi dunia.
“Di samping berbagai elemen lain dalam kesepakatan, Selat Hormuz juga akan dibuka,” kata Trump.
Iran Disebut Setuju Rancangan Perdamaian
Amerika Serikat dan Iran disebut terus melakukan negosiasi melalui jalur mediasi Islamabad terkait pembukaan Selat Hormuz, pencabutan sanksi ekonomi, serta isu program nuklir Iran.
Sementara itu, The New York Times melaporkan Iran telah menyetujui rancangan kesepakatan damai untuk mengakhiri konflik dengan Amerika Serikat sekaligus membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.
Mengutip tiga pejabat senior Iran, media tersebut menyebut usulan kesepakatan damai mencakup penghentian konflik di seluruh front, termasuk Lebanon, dengan fokus utama pada normalisasi pelayaran internasional di kawasan Teluk.
Aset Iran Rp25 Miliar Dolar AS Disebut Akan Dicairkan
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Amerika Serikat akan mencabut blokade laut terhadap Iran dan mengizinkan kembali pelayaran komersial melalui Selat Hormuz tanpa pungutan biaya lintas dari Iran.
Isu program nuklir Iran yang selama ini menjadi hambatan utama negosiasi disebut akan dibahas secara terpisah dalam kurun waktu 30 hingga 60 hari mendatang.
Selain itu, kesepakatan damai yang sedang dibahas juga mencakup rencana pencairan aset Iran senilai 25 miliar dolar Amerika Serikat yang sebelumnya dibekukan di luar negeri.
The New York Times juga melaporkan proses mediasi perundingan tersebut difasilitasi Pakistan dan Qatar yang aktif menjembatani komunikasi antara Washington dan Teheran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pertamina Patra Niaga memberhentikan awak mobil tangki BBM yang viral merokok saat bertugas karena melanggar prosedur keselamatan HSSE.
Simak rekomendasi laptop kuliah 2026 dengan harga Rp4 juta hingga Rp8 juta. Cocok untuk tugas, kelas online, presentasi, hingga kebutuhan multitasking mahasiswa
Korlantas Polri mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap hoaks pemutihan pajak kendaraan yang beredar di media sosial karena berpotensi mencuri data pribad
Lionel Messi membantah kemenangan Argentina atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026 diwarnai kontroversi. Ia menilai keputusan wasit sudah tepat dan diduk
MotoGP Jerman 2026 berlangsung di Sachsenring pada 10-12 Juli 2026. Simak jadwal lengkap latihan, kualifikasi, Sprint Race, dan race utama di sini.
McLaren 720S milik YouTuber Andra ST mengalami kecelakaan di Sukoharjo. Supercar seharga Rp10 miliar hingga Rp15 miliar itu dilaporkan mengalami kerusakan berat