Bulu Tangkis dan Atletik Jadi Andalan Indonesia di Asian Para Games 2026
Kontingen Indonesia bertolak ke Jepang untuk Asian Para Games 2026 dengan target 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu.
Qodari mengungkap PM Narendra Modi menyebut Prabowo sebagai sahabat tanpa sekat. Diplomasi personal dinilai memperkuat posisi Indonesia. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengungkapkan kedekatan Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi. Menurut Qodari, Modi bahkan menyebut Prabowo sebagai sahabat tanpa sekat, yang dinilai mencerminkan kuatnya hubungan personal antarkedua pemimpin.
Pernyataan tersebut disampaikan Qodari saat menjadi pembicara dalam acara Bisnis Indonesia Forum di Jakarta, Rabu. Ia menilai hubungan personal yang dibangun Presiden Prabowo menjadi salah satu modal penting dalam memperkuat diplomasi Indonesia di tingkat internasional.
"Pak PM Modi mengatakan begini, 'Persahabatan saya dengan Pak Prabowo melebih batas-batas sekat-sekat hak cipta'," kata Qodari.
Kedekatan Personal Dinilai Perkuat Diplomasi
Menurut Qodari, pernyataan Narendra Modi menunjukkan eratnya hubungan yang berhasil dibangun Presiden Prabowo dengan para pemimpin dunia.
Ia menilai kemampuan diplomasi Presiden Prabowo mampu menembus berbagai sekat birokrasi dalam hubungan antarnegara. Karena itu, ia menyayangkan masih adanya pihak yang belum melihat efektivitas pendekatan personal yang dilakukan kepala negara.
Qodari mengatakan pola komunikasi yang lebih cair tersebut terbukti ikut memperkuat posisi Indonesia dalam pergaulan internasional.
Tidak Hanya Narendra Modi
Qodari menegaskan penghormatan terhadap Presiden Prabowo tidak hanya datang dari Perdana Menteri India. Menurut dia, sejumlah pemimpin dunia lainnya juga secara terbuka menunjukkan kedekatan serupa.
"Dan yang ngomong begitu bukan cuma Pak PM Narendra Modi. Donald Trump juga ngomong begitu, 'Ini teman saya'. Pak Putin juga begitu. Macron juga begitu," ujar Qodari.
Relasi Internasional Disebut Bermuara pada Kepentingan Nasional
Lebih lanjut, Qodari menegaskan jaringan hubungan internasional yang dibangun Presiden Prabowo bukan sekadar untuk kepentingan seremonial.
Menurut dia, seluruh diplomasi tersebut diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat Indonesia, termasuk dalam sektor energi nasional.
Sebagai contoh, Qodari menyinggung potensi kerja sama dengan Rusia yang memiliki produksi minyak sekitar 11 hingga 12 juta barel per hari, sementara kebutuhan domestiknya sekitar 5 juta barel.
"Rusia itu produksinya sehari 11 atau 12 juta barel lah. Kebutuhan dia cuma 5 juta. Nah kalau kita ngambil 1 juta aja aman kita," ucap Qodari.
Ia menjelaskan, ketika konflik di Timur Tengah menyebabkan Selat Hormuz—salah satu jalur utama distribusi minyak dunia—ditutup, Presiden Prabowo disebut bergerak mencari solusi atas defisit kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) domestik yang mencapai sekitar satu juta barel per hari melalui kedekatan yang telah terjalin dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kontingen Indonesia bertolak ke Jepang untuk Asian Para Games 2026 dengan target 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu.
Wamenkeu Juda Agung menyebut Indonesia punya waktu 10-15 tahun memanfaatkan bonus demografi untuk mengejar pertumbuhan ekonomi 8%.
Angkutan barang KAI Daop 6 Jogja mencapai 320.582 ton hingga September 2026, naik 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
LPDB Koperasi menggandeng 15 inkubator untuk mendampingi KDMP. Penyaluran dana bergulir pada 2026 ditargetkan mencapai Rp2 triliun.
Kabut asap menyebabkan 12 penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru tertunda. Jarak pandang membaik menjadi 3.000 meter pada 13 Oktober 2026.
Simak cara daftar bansos PKH dan BPNT 2027 melalui Perlinsos Digital, syarat IKD, data PLN, aktivasi IKD, dan cara cek status pengajuan.