IRGC Iran Serang Pangkalan AS di Kuwait, Konflik Memanas
IRGC Iran klaim serang pangkalan AS di Kuwait sebagai balasan serangan di Bandar Abbas, ketegangan Iran–AS kembali meningkat.
Presiden Ameriksa Serikat (AS), Donald Trump. /Reuters-Jonathan Ernst
Harianjogja.com, NEW YORK — Pemerintah Amerika Serikat tengah mengkaji kemungkinan penerbitan uang kertas pecahan baru senilai 250 dolar AS yang menampilkan potret Presiden Donald Trump. Wacana ini mencuat seiring persiapan peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat atau Semiquincentennial.
Rencana tersebut dilaporkan pertama kali oleh CNN pada Kamis (28/5/2026). Dalam laporannya, disebutkan bahwa Biro Pengukiran dan Percetakan Amerika Serikat (Bureau of Engraving and Printing/BEP) sedang melakukan proses awal berupa kajian dan uji kelayakan terkait desain uang tersebut.
Seorang juru bicara Departemen Keuangan AS membenarkan adanya proses tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah yang diambil masih sebatas tahap awal untuk merespons usulan legislasi yang berkembang di Kongres.
“mereka sedang melakukan "perencanaan dan uji tuntas yang tepat" untuk merespons "legislasi yang berlaku."”
Gagasan penerbitan uang pecahan 250 dolar AS ini diinisiasi oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat AS dari Partai Republik, Joe Wilson. Ia mengusulkan agar momentum 250 tahun berdirinya Amerika Serikat dimanfaatkan untuk memberikan penghormatan simbolis kepada presiden yang menjabat.
Dalam laporan CNN yang mengutip rilis resmi kantor Wilson, disebutkan bahwa legislasi tersebut bertujuan untuk “secara simbolis memberikan pengakuan kepada Presiden AS saat peringatan 250 tahun (Semiquincentennial).”
Selain itu, laporan The Washington Post mengungkap adanya dorongan internal dari sejumlah pejabat pemerintahan agar desain uang tersebut segera disiapkan. Berdasarkan keterangan empat karyawan dan mantan karyawan BEP, pejabat pemerintahan disebut telah meminta lembaga tersebut mengembangkan prototipe uang dengan gambar Trump.
Dorongan tersebut juga disebut datang dari dua pejabat politik di Departemen Keuangan AS, yakni Bendahara AS Brandon Beach dan penasihat seniornya, Mike Brown. Keduanya dilaporkan beberapa kali meminta staf BEP untuk menindaklanjuti rencana tersebut sejak tahun lalu.
Jika rencana ini terealisasi, maka akan menjadi momen bersejarah bagi Amerika Serikat. Pasalnya, ini akan menjadi kali pertama dalam lebih dari 150 tahun potret tokoh yang masih hidup dicetak pada mata uang resmi negara tersebut.
Sebagai catatan, sejak 1866, pemerintah AS melarang pencantuman gambar orang yang masih hidup pada uang kertas. Kebijakan itu muncul setelah sebelumnya terdapat kasus pencetakan wajah seorang pejabat tingkat menengah di Departemen Keuangan pada mata uang bernilai kecil.
Meski demikian, hingga kini legislasi terkait pencetakan uang pecahan 250 dolar AS tersebut belum disahkan oleh Kongres AS. Proses pembahasan masih berlangsung dan belum ada keputusan final terkait realisasi kebijakan tersebut.
Wacana ini pun memicu perhatian luas, baik dari kalangan politik maupun publik, mengingat implikasi simbolis dan historis yang menyertainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IRGC Iran klaim serang pangkalan AS di Kuwait sebagai balasan serangan di Bandar Abbas, ketegangan Iran–AS kembali meningkat.
Maruti Suzuki India dikabarkan siap meluncurkan mobil flex fuel E100 berbasis etanol untuk Wagon R dan Fronx pada 2026 sebagai bagian dari transisi energi bersi
Tunggal putra Alwi Farhan lolos ke semifinal Singapore Open 2026 usai membungkam wakil Jepang Kodai Naraoka dua gim langsung 21-12, 21-17.
PSIM Jogja cenderung mempertahankan staf pelatih lokal musim depan. Jean-Paul Van Gastel fokus evaluasi tim dan peningkatan aspek taktik pemain.
Sapi kurban 1,1 ton di Sleman jadi sorotan. Dikirim sosok misterius TIW, daging melimpah hingga dibagikan lintas daerah.
Waspadai lonjakan kolesterol jahat (LDL) pasca-Iduladha. Kenali 5 gejala tubuh dari nyeri dada hingga sakit kepala seusai makan daging kambing.