Penembakan Gedung Putih, Pelaku Tewas Ditembak Agen AS

Newswire
Newswire Minggu, 24 Mei 2026 09:57 WIB
Penembakan Gedung Putih, Pelaku Tewas Ditembak Agen AS

Dinas Rahasia AS memastikan pelaku penembakan di dekat Gedung Putih tewas setelah baku tembak dengan agen keamanan. Donald Trump dilaporkan aman. /Instagram.

Harianjogja.com, WASHINGTON DC— Dinas Rahasia Amerika Serikat memastikan pelaku penembakan di dekat kompleks Gedung Putih, Washington DC, tewas setelah terlibat baku tembak dengan aparat keamanan pada Sabtu waktu setempat.

Insiden tersebut terjadi di kawasan 17th Street dan Pennsylvania Avenue NW, tidak jauh dari kompleks Gedung Putih. Penembakan berlangsung setelah pukul 18.00 waktu setempat atau sekitar Minggu pukul 05.00 WIB.

Dalam pernyataan resminya, Dinas Rahasia AS menyebut pelaku mengambil senjata dari dalam tas sebelum mulai melepaskan tembakan di lokasi kejadian.

“Polisi Dinas Rahasia membalas tembakan, sehingga mengenai si pelaku yang kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat, di mana ia dinyatakan tewas,” demikian pernyataan Dinas Rahasia AS.

Satu Warga Sipil Turut Terluka

Selain pelaku, seorang warga sipil yang berada di sekitar lokasi juga dilaporkan terkena tembakan dalam insiden tersebut. Hingga kini, kondisi korban kedua masih belum diumumkan secara rinci oleh pihak berwenang.

Dinas Rahasia memastikan tidak ada personel keamanan yang mengalami luka dalam baku tembak tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut berada di dalam Gedung Putih saat insiden berlangsung. Namun, pihak Dinas Rahasia menegaskan tidak ada pihak yang dilindungi maupun operasi keamanan yang terdampak akibat kejadian tersebut.

ABC News, mengutip pejabat Gedung Putih, melaporkan Trump saat itu berada di Ruang Oval bersama sejumlah pembantunya, termasuk Steven Cheung, Natalie Harp, dan Margo Martin.

FBI Turun Tangan Selidiki Insiden

Penembakan tersebut kini masih dalam penyelidikan aparat federal Amerika Serikat. Kepala FBI Kash Patel memastikan personelnya telah berada di lokasi untuk membantu penanganan bersama Dinas Rahasia AS.

“FBI berada di TKP dan mendukung upaya Dinas Rahasia merespons penembakan di dekat kompleks Gedung Putih — kami akan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat,” kata Kash Patel melalui media sosial X.

Departemen Kepolisian Washington DC juga turut melakukan pengamanan di lokasi kejadian dan meminta masyarakat menghindari area sekitar persimpangan gerbang 17 dan Pennsylvania Avenue NW selama proses penyelidikan berlangsung.

Sementara itu, Fox News melaporkan pelaku disebut sempat mendekati Gedung Putih dari arah gerbang nomor 17 sebelum melepaskan tiga tembakan ke arah bangunan tersebut. Agen Dinas Rahasia kemudian melakukan tembakan balasan dan melumpuhkan pelaku di lokasi.

Laporan tersebut juga menyebut pelaku tidak sempat menembus perimeter keamanan Gedung Putih. Donald Trump dilaporkan dalam kondisi aman selama insiden berlangsung.

Gedung Putih Sempat Dikunci

Akibat kejadian itu, kompleks Gedung Putih sempat berada dalam kondisi lockdown atau kuncitara untuk sementara waktu sebelum akhirnya dicabut setelah situasi dinyatakan terkendali.

Aparat penegak hukum federal Amerika Serikat masih terus mendalami motif penembakan, kronologi kejadian, serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam insiden tersebut. Penyelidikan juga dilakukan melalui pemeriksaan lokasi kejadian dan rekaman pengawasan di sekitar kompleks Gedung Putih.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online