BMKG Ingatkan Hujan Petir Ancam Sejumlah Kota Besar Hari Ini
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. ANTARA/Anadolu/py.
Harianjogja.com, JAKARTA — Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melontarkan kecaman keras terhadap kehadiran militer Amerika Serikat (AS) di wilayah Teluk Persia. Ia menilai kehadiran pasukan AS justru menciptakan tekanan yang tidak perlu bagi Teheran dan berupaya “mengatur” cara Iran melaksanakan latihan militernya sendiri dekat perairan strategisnya.
Dalam pernyataan yang diunggah melalui platform media sosial X, Araghchi menyertakan peta yang menegaskan jarak geografis antara AS dan Iran serta menandai posisi Selat Hormuz — jalur penting yang menjadi tumpuan lalu lintas minyak dunia. Ia menilai penempatan militer AS di luar pantai Iran merupakan bentuk “intervensi” yang tidak dapat dibenarkan.
“Beroperasi di lepas pantai kami, militer AS kini mencoba mendikte bagaimana Angkatan Bersenjata kami harus melakukan latihan tembak di wilayah mereka sendiri. Ini memperlihatkan tingkat absurditas kebijakan dunia saat ini,” ujar Araghchi dalam unggahannya, seperti dilaporkan sejumlah media internasional.
Araghchi juga menyinggung kritik yang datang dari Komando Pusat AS (CENTCOM) yang meminta militer Iran menunjukkan “profesionalisme” dalam latihan mereka, sementara Washington dan sejumlah negara uni Eropa telah menetapkan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai organisasi teroris.
Dalam pernyataannya, Araghchi justru menegaskan peran IRGC sebagai penjaga perdamaian serta stabilitas di wilayah Teluk Persia dan perairan Selat Hormuz. Ia menyebut IRGC telah terbukti bertindak melawan kelompok teroris maupun kekuatan asing yang mencoba mengintervensi kawasan tersebut.
Menlu Iran juga menekankan pentingnya kebebasan navigasi dan keselamatan kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz, yang menjadi jalur utama ekspor minyak dunia. Menurutnya, kehadiran kekuatan militer non-regional justru kerap meninggalkan dampak negatif berupa eskalasi ketegangan, bukan meredam konflik.
Pernyataan Araghchi disampaikan di tengah penguatan kehadiran militer AS di kawasan Teluk Persia, termasuk pengiriman kelompok armada laut yang dinyatakan oleh Presiden AS Donald Trump sebagai upaya untuk menunjukkan kesigapan militer Washington terhadap kemungkinan konflik.
Sebelumnya, Iran telah mengumumkan rencana latihan angkatan laut bersenjata di Selat Hormuz dalam beberapa hari ke depan, sebagai respons terhadap meningkatnya ketegangan. Selat Hormuz sendiri merupakan titik strategis yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia setiap harinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Google dikabarkan menaikkan harga Pixel 11 yang meluncur 12 Agustus 2026 akibat lonjakan biaya memori dan produksi global.
Harga bawang putih di Pasar Manis Purwokerto kembali naik menjadi Rp50.000 per kilogram. DPKUKM Banyumas terus memantau harga untuk mengendalikan inflasi.
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti dan Menteri Pendidikan Singapura Desmond Lee memperkuat kerja sama pendidikan, AI, pembaruan MoU, dan akses belajar.