UMY Berangkatkan 1.817 Mahasiswa KKN 2026, Dilindungi BPJamsostek
UMY kirim 1.817 mahasiswa KKN 2026 dengan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Program menjangkau daerah 3T hingga luar negeri.
Kantor KPK - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wali Kota Madiun, Maidi, juga menjaring aparatur sipil negara (ASN) serta pihak swasta yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa selain kepala daerah, pihak yang diamankan berasal dari unsur penyelenggara negara atau ASN di lingkungan Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, serta pihak swasta.
“Selain wali kota, ada dari penyelenggara negara atau ASN di Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, dan juga pihak swasta,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin.
Meski demikian, KPK belum merinci secara detail jumlah ASN maupun pihak swasta yang turut diamankan dalam OTT tersebut. “Untuk jumlahnya nanti kami akan update [beri tahu],” katanya.
Budi menambahkan, dari total 15 orang yang diamankan dalam OTT tersebut, sembilan orang telah dibawa ke Gedung Merah Putih KPK pada Senin malam (19/1) untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Wali Kota Madiun dan pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam operasi tersebut.
Sebelumnya, KPK telah memulai rangkaian OTT pertama pada 2026 dengan menangkap delapan orang dalam operasi yang berlangsung pada 9–10 Januari 2026.
Pada 11 Januari 2026, KPK mengungkapkan bahwa OTT pertama tersebut berkaitan dengan dugaan suap dalam proses pemeriksaan pajak di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak Madya Jakarta Utara, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, untuk periode 2021–2026.
Sementara itu, OTT kedua pada 2026 dikonfirmasi KPK pada 19 Januari 2026 dengan penangkapan terhadap Maidi bersama 14 orang lainnya. Operasi tersebut diduga berkaitan dengan praktik korupsi pada proyek serta dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (corporate social responsibility/CSR) di Madiun, Jawa Timur.
Masih pada hari yang sama, KPK juga mengonfirmasi telah melakukan OTT ketiga pada 2026 di wilayah Pati, Jawa Tengah, sebagai bagian dari upaya penegakan hukum terhadap tindak pidana korupsi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
UMY kirim 1.817 mahasiswa KKN 2026 dengan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Program menjangkau daerah 3T hingga luar negeri.
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ditangkap KPK dalam OTT pada Selasa malam. Simak profil, perjalanan karier, serta laporan harta kekayaannya yang mencapai Rp21,
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.
KPK menangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dalam OTT ke-18 sepanjang 2026. Penyidik masih mendalami kasus dan memiliki waktu 24 jam menentukan status pihak
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.