OJK Minta Bank Periksa 39.923 Rekening Terindikasi Judi Online
OJK meminta perbankan memeriksa dan/atau memblokir 39.923 rekening yang terindikasi digunakan untuk aktivitas judi online.
Bendera Palestina/Pixabay
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Emmanuel Macron menyatakan bahwa Prancis siap mengakui kedaulatan Palestina pada September 2025 setelah ia mendeklarasikannya di hadapan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Konsisten dengan komitmen bersejarahnya demi perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah, saya telah memutuskan supaya Prancis mengakui Negara Palestina,” ucap Macron dalam pernyataannya di media sosial X, Jumat.
Ia melanjutkan, “Saya akan membuat pernyataan ini di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, September mendatang.”
Macron menegaskan bahwa gencatan senjata, pembebasan semua sandera, dan pengantaran bantuan kemanusiaan adalah hal yang sangat dibutuhkan rakyat Gaza saat ini.
“Prioritas yang mendesak saat ini adalah untuk mengakhiri perang di Gaza dan menghantarkan bantuan kepada masyarakat sipil,” ujar dia.
Demiliterisasi Hamas serta jaminan keamanan dan pembangunan kembali bagi Gaza adalah tujuan selanjutnya, kata Macron.
Ia mengatakan bahwa dalam jangka panjangnya, komunitas internasional harus bahu-membahu memastikan berdirinya Negara Palestina dan menjamin negara tersebut dapat bertahan. Namun demikian, Macron berharap Palestina berperan dalam mewujudkan keamanan kawasan dengan “menerima demiliterisasi dan mengakui penuh Israel”.
Presiden Prancis itu mengungkapkan bahwa langkah ini selaras dengan kehendak rakyat Prancis untuk mewujudkan perdamaian di Timur Tengah.
“Ini adalah tanggung jawab kami – sebagai warga Prancis, bersama warga Israel, Palestina, serta mitra Eropa dan mitra sedunia – untuk membuktikan bahwa perdamaian masih mungkin tercapai,” kata Macron, menambahkan.
Macron juga menyatakan telah menyampaikan surat terkait niat Prancis mengakui Palestina tersebut kepada Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.
Surat tersebut, yang tersedia dalam versi Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Bahasa Ibrani, turut diunggah bersama pernyataan komitmen pengakuan Palestina yang disampaikan Macron di media sosial X.
Laporan The Telegraph pada 4 Juli lalu mengungkapkan bahwa Prancis dan Inggris sempat berselisih mengenai waktu maupun pendekatan yang paling tepat terkait pengakuan Palestina.
Presiden Macron disebut ingin mengakui Palestina lebih dini dan hendak mendorong Perdana Menteri Keir Starmer melakukan hal yang sama. Namun, sumber dari pemerintah Inggris menyatakan pihaknya masih segan terhadap isu pengakuan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
OJK meminta perbankan memeriksa dan/atau memblokir 39.923 rekening yang terindikasi digunakan untuk aktivitas judi online.
Kenali 10 ciri bos toxic, mulai dari gemar mengontrol pekerjaan hingga merendahkan karyawan, serta cara menghadapi perilaku tersebut.
Tiga mahasiswa Program Studi Desain Produk Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta meraih penghargaan Karya Terpuji Indonesia (IIDSA Meritorious Award
Jadwal Liga Inggris pekan ke-10 7-9 November 2026. Arsenal, Liverpool, dan Manchester United menghadapi pertandingan penting.
Puluhan negara mendorong kesiapsiagaan darurat. Jerman menyarankan stok makanan hingga 10 hari, sementara Thailand menyiapkan tas darurat 72 jam.
DPRD Bantul meminta lurah mencari sumber pendanaan alternatif agar pembangunan dan pemberdayaan masyarakat tetap berjalan.