PSGS: Gempa Kembar Venezuela Jadi Peringatan bagi Indonesia
PSGS mengingatkan Indonesia perlu memperkuat mitigasi gempa setelah fenomena gempa kembar di Venezuela memicu kekhawatiran risiko serupa
Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berfoto bersama saat peresmian Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam pada Selasa (10/11/2021). JIBI/Bisnis-Nancy Junita @prabowo
Harianjogja.com, SEMARANG - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani berkomentar perihal isu di tengah masyarakat yang memasangkan Prabowo Subianto dan Puan Maharani sebagai calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024.
Menurut dia, usulan pencalonan itu tidak masalah dan bagus. Selain itu, Gerindra berharap bisa berkoalisi dengan PDIP.
"Gak apa-apa, bagus-bagus saja,” ujar Muzani usai memberi arahan pada Peresmian Kantor Sekretariat DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Minggu (28/11/2021).
BACA JUGA : Prabowo-Puan Tak Sepadan, Ganjar Dinilai Jadi Satu
Dia pun memuji kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo mulai dari pembangunan infrastruktur, kawasan industri hingga soal rencana pembangunan Ibu Kota baru yang harus terus dilakukan setelah masa pemerintahan Jokowi-Maruf Amin berakhir.
"Dalam pandangan kami, Pak Prabowo orang yang tepat melakukannya. Saya berharap doa saya saat mengatakan itu tadi diamini teman-teman PDIP," ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta yang hadir.
Usai acara, Muzani mengatakan kepada wartawan mengenai keharmonisan Partai Gerindra dan PDIP juga terjadi dengan parpol lain.
"Semua (parpol) berhubungan baik karena merupakan sahabat dan kawan seperjuangan," katanya.
Saat ditanya apakah hubungan baik Partai Gerindra dan PDIP akan berujung pada koalisi Pemilu 2024, Muzani berharap demikian.
"Mudah-mudahan," ujarnya.
Kendati demikian, Muzani menyebut jika peluang koalisi dengan parpol lain terbuka meskipun sampai saat ini waktu pelaksanaan pemilu belum dipastikan.
BACA JUGA : Hasil Survei: Prabowo-Puan Unggul Tipis dari Pasangan Ganjar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSGS mengingatkan Indonesia perlu memperkuat mitigasi gempa setelah fenomena gempa kembar di Venezuela memicu kekhawatiran risiko serupa
Menhut Raja Juli Antoni klarifikasi isu keterlibatan OTT KPK Bupati Kuansing, ungkap kronologi pengembalian amplop.
Komdigi menegur dua operator seluler yang masih mengaktifkan kartu SIM tanpa registrasi biometrik sesuai aturan yang berlaku sejak 1 Juli 2026.
Kebakaran Rama Billiard & Cafe Jogja diduga dipicu gangguan listrik. Kerugian ditaksir lebih dari Rp20 miliar tanpa korban jiwa.
Bandara Adisutjipto resmi melayani rute langsung Yogyakarta–Banjarmasin setiap hari bersama Citilink mulai 1 Juli 2026.
Kemenkes menegaskan tenaga medis dan nakes berhak menghentikan pelayanan jika mengalami intimidasi, sesuai UU Kesehatan.