32 Kasus Ekspor Emas Ilegal Senilai Rp846 M Digagalkan Bea Cukai
Bea Cukai menggagalkan 32 kasus ekspor emas ilegal senilai Rp846,94 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026.
Tangkapan layar - Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berfoto bersama saat peresmian Tugu Api Semangat Indonesia Merdeka Tidak Pernah Padam pada Selasa (10/11/2021). JIBI/Bisnis-Nancy Junita @prabowo
Harianjogja.com, SEMARANG - Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani berkomentar perihal isu di tengah masyarakat yang memasangkan Prabowo Subianto dan Puan Maharani sebagai calon presiden dan calon wakil presiden pada Pemilu 2024.
Menurut dia, usulan pencalonan itu tidak masalah dan bagus. Selain itu, Gerindra berharap bisa berkoalisi dengan PDIP.
"Gak apa-apa, bagus-bagus saja,” ujar Muzani usai memberi arahan pada Peresmian Kantor Sekretariat DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Minggu (28/11/2021).
BACA JUGA : Prabowo-Puan Tak Sepadan, Ganjar Dinilai Jadi Satu
Dia pun memuji kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo mulai dari pembangunan infrastruktur, kawasan industri hingga soal rencana pembangunan Ibu Kota baru yang harus terus dilakukan setelah masa pemerintahan Jokowi-Maruf Amin berakhir.
"Dalam pandangan kami, Pak Prabowo orang yang tepat melakukannya. Saya berharap doa saya saat mengatakan itu tadi diamini teman-teman PDIP," ujarnya yang disambut tepuk tangan peserta yang hadir.
Usai acara, Muzani mengatakan kepada wartawan mengenai keharmonisan Partai Gerindra dan PDIP juga terjadi dengan parpol lain.
"Semua (parpol) berhubungan baik karena merupakan sahabat dan kawan seperjuangan," katanya.
Saat ditanya apakah hubungan baik Partai Gerindra dan PDIP akan berujung pada koalisi Pemilu 2024, Muzani berharap demikian.
"Mudah-mudahan," ujarnya.
Kendati demikian, Muzani menyebut jika peluang koalisi dengan parpol lain terbuka meskipun sampai saat ini waktu pelaksanaan pemilu belum dipastikan.
BACA JUGA : Hasil Survei: Prabowo-Puan Unggul Tipis dari Pasangan Ganjar
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bea Cukai menggagalkan 32 kasus ekspor emas ilegal senilai Rp846,94 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.
Perpres Ojol segera terbit. Tarif angkutan orang akan diatur Kemenhub, sedangkan tarif barang dan makanan menjadi kewenangan Komdigi.
Film Indonesia Solata tayang di Festival Film Anak dan Remaja Yordania. Film Ichwan Persada sebelumnya meraih penghargaan di Bulgaria.
BNPB mencatat 70 orang meninggal, 1.182 luka-luka, dan 40.040 mengungsi akibat gempa M7,7 di Flores, NTT.
Guru PPPK penuh waktu berkesempatan ikut seleksi PNS pada awal 2027. Pemerintah dan DPR juga sepakat mengubah status menjadi pegawai pusat.