Karhutla Gunung Bromo Padam, 1.120 Hektare TNBTS Terbakar
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Para peserta didik sedang melakukan kegiatan dalam PTM hari pertama di SMKN 1 Jogja, Senin (19/4/2021). /Harian Jogja-Sirojul Khafid
Harianjogja.com, JOGJA--Kalangan legislatif meminta pembelajaran tatap muka (PTM) harus segera dilakukan terutama pada daerah dengan PPKM Level 1 hingga Level 3. Pendidikan di Indonesia saat ini mengalami masalah besar akibat pandemi, karena siswa tidak bisa menjalani PTM. Proses belajar daring saat ini tak sepenuhnya dijalankan oleh anak melainkan lebih banyak melalui peran orangtua.
Anggota Komisi X DPR RI Esti Wijayanti menyatakan pembelajaran tatap muka harus segera dilakukan karena dari hasil analisis, hasil pembelajaran jarak jauh tidak optimal untuk pemahaman siswa. Hal ini menjadi persoalan ke depan sekaligus PR besar bagi dunia pendidikan Indonesia.
BACA JUGA : Pemerintah Pusat Minta Daerah Level 1-3 Gelar Sekolah Tatap Muka
“Ketika masa pandemi hampir dua tahun anak tidak ada pendidikan secara tatap muka. Selain itu yang sekolah seperti orangtuanya, nilainya bagus-bagus karena yang mengerjakan tugas orangtuanya, ini problem besar bagi dunia pendidikan,” katanya di sela-sela baksos di Kota Jogja, Minggu (29/8/2021).
Politikus PDIP ini menambahkan sesuai dengan arahan Mendikbudristek dan SKB 3 Menteri bahwa wilayah dengan PPKM Level 3 wajib menjalankan pendidikan tatap muka. Akantetapi syarat utamanya semua tenaga pendidik dan kependidikan 100 % harus sudah diberikan vaksinasi. Selain itu syarat lain, peserta didik harus mendapatkan izin dari orangtua, karena dikhawatirkan masih ada yang mengalami trauma.
“Kami di Komisi X, terutama dari DIY yang masih di level 4, menyampaikan tidak hanya tenaga pendidik dan kependidikan saja harus divaksinasi tetapi harus juga anak didik,” katanya.
Selain itu sekolah tatap muka harus digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Ia mencontohkan, jika dalam kelas sebelumnya diisi 100% persen, maka saat ini harus dikurangi menjadi 50% saja, sehingga peserta didik tidak perlu datang ke sekolah setiap hari. Masa transisi menuju pembelajaran tatap muka memang harus dimaklumi ketika belum bisa dilaksanakan secara 100%, melainkan harus berjalan bertahap dan melalui pembatasan.
BACA JUGA : Puluhan Ribu Sekolah Sudah Gelar PTM
Terkait DIY yang hingga jelang PPKM Level 4 berakhir pada Senin (30/8/2021), Esti menilai semua pihak harus mendukung agar pelaksanaan PPKM Level 4 bisa berjalan dengan baik. Sehingga DIY bisa segera turun ke level bawahnya.
“Karena faktanya setelah beberapa daerah ini level PPKM-nya dijalankan dengan ketat, langsung turun, saat ini [kasus] DIY di angka ratusan dari sebelumnya ribuan, harapannya terus turun,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.
Jadwal perpanjang SIM Gunungkidul Agustus 2026 tersedia lewat SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.
SIM Keliling Bantul hadir di MPP, Gilangharjo, Wukirsari hingga Parasamya. Cek jadwal, syarat, lokasi, jam layanan, dan biayanya.
Jadwal perpanjang SIM Sleman Agustus 2026 tersedia di MPP, SCH, dan SIMMADE. Cek jadwal, lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Perpanjang SIM di Jogja Agustus 2026 bisa lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, serta biaya perpanjangannya.
Jadwal perpanjang SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di SIMMADE, MPP, Satpas hingga Simenor Ngabuburit. Cek lokasi dan jam layanan.