Korban Gelombang Panas di Spanyol Tembus 3.800 Jiwa
Lebih dari 3.800 orang meninggal akibat gelombang panas di Spanyol. Kebakaran hutan juga memicu evakuasi puluhan ribu warga.
Youtuber Edo Putra (kanan) bersama temannya saat membuat prank dagung kurban berisi sampah. /@Youtube.
Harianjogja.com, JOGJA--YouTuber Edo Putra hingga kini diketahui masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Palembang pada Minggu (2/8/2020).
YouTuber yang kini memiliki subscriber 10,2 ribu diperiksa karena ulahnya membuat lelucon melalui aksi prank yang diunggah melalui chanel Edo Putra Official dengan membagikan kantong daging kurban berisi sampah.
BACA JUGA : Penemu Nurhadi & Harun Masiku Akan Diberi iPhone 11
Mengetahui hal itu, keluarga Edo Putra akhirnya angkat bicara. Salah satu keluarganya yakni Makmun, 38, menyebut jika korban yang di-prank tersebut bukan lain adalah ibu dari Edo sendiri.
“Sebenarnya itu orang tuanya sendiri. Satunya orang tua dari temannya,” kata Paman Edo Putra, Makmun, Minggu (2/8/2020).
Dia menjelaskan, konten yang dibuat bersama rekannnya itu hanya untuk mencari sensasi. Video yang viral di media sosial itu bukan yang pertama, namun video kedua.
“Sebelumnya saat Idul Fitri begitu juta. Dia [Edo Putra] membuat video THR amplop kosong. Kami sudah nasehati, tapi diulangi,” kata dia.
Menurutnya, Edo menekuni sebagai YouTuber ini baru beberapa bulan terakhir.
“Baru dua bulan terakhir ini [jadi YouTuber],” singkat dia.
Ia menjelaskan, pembuatan video prank bagi-bagi daging tapi isinya sampah bukan dilakukan di Kota Palembang. Tetapi pengambilan gambar dilakukan di kawasan tempat tinggalnya yakni, Komplek Griya Asri, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.
“Itu [video prank] sudah di-setting. Sebab korban prank itu ibunya sendiri,” tutup dia.
Pihak kepolisian membenarkan penangkapan terhadap Edo pada Minggu (2/8/2020). Edo ditangkap karena ulahnya membuat lelucon melalui aksi prank yang dilakukan dalam channel Edo Putra Official membagikan kantong daging kurban berisi sampah.
“Benar [YouTuber Edo Putra sudah diamankan di kantor polisi],” ucap Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setyadji saat dikonfirmasi Suara.com melalui pesan singkat pada Minggu (2/8/2020).
Terkait tindak lanjut kepada Edo Putra atas konten lelucon yang dibuatnya, dirinya belum bisa membeberkan lebih jauh saat ini.
“Besok [3 Agustus 2020] kita sampaikan keterangan lengkapnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Lebih dari 3.800 orang meninggal akibat gelombang panas di Spanyol. Kebakaran hutan juga memicu evakuasi puluhan ribu warga.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.
Menaker Yassierli memastikan pemerintah mengawal isu PHK buruh garmen di Jawa Tengah melalui verifikasi, mediasi, dan perlindungan hak pekerja.
DPC PDIP Kota Jogja Gelar Refleksi Kudatuli 1996, Eko Suwanto Ajak Kader Jaga Konstitusi & Demokrasi Untuk Kesejahteraan Rakyat
Tiket konser perdana YE di Jakarta mulai dijual 29 Juli 2026 pukul 10.00 WIB. Harga tiket mulai Rp1,875 juta melalui kanal resmi.