Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Ilustrasi mayat./JIBI
Harianjogja.com, MATARAM-- Dua orang mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram) dilaporkan hanyut terseret air bah dan ditemukan tewas di pemandian air terjun Jeruk Manis, Taman Nasional Gunung Rinjani, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (2/11/2019), sekitar pukul 19.00 WITA.
Wakil Rektor Unram Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Muhammad Natsir, ketika dihubungi di Mataram, Minggu (3/11/2019), membenarkan musibah yang menyebabkan dua orang mahasiswanya meninggal dunia tersebut.
"Kedua korban merupakan anggota Kelompok Pemerhati Sosial (KPS) Fakultas Hukum Unram yang sedang melaksanakan kegiatan pendidikan dasar," katanya.
Dua mahasiswa tersebut adalah Reza Andika Firdaus, asal Kabupaten Sumbawa, dan Widia Lasmita dari Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu.
Informasi yang diperoleh dari kepolisian, kedua korban ikut rombongan mahasiswa Fakultas Hukum Unram melaksanakan pendidikan dasar anggota baru yang direncanakan empat hari mulai 31 Oktober hingga 3 November 2019.
Kedua korban ikut melakukan survei lokasi jalur untuk kesehatan jurit malam pada Sabtu (2/12), sekitar pukul 15.00 WITA. Lokasi yang disurvei mulai dari aliran sungai yang menghubungkan antara mata air Jeruk Manis menuju Kokok Tereng, Dusun Gawah Buak, Desa Jeruk Manis.
Sesampai di lokasi, tiba-tiba air bah datang dan menghanyutkan korban. Saat kejadian sedang hujan lebat di atas pegunungan yang tidak diperkirakan sebelumnya karena rombongan mengira masih dalam musim kemarau.
Korban atas nama Widia Lasmita ditemukan dalam keadaan meninggal dunia oleh warga sekitar pukul 18.25 WITA. Lokasi penemuan mayat sekitar 100 meter dari tempat pemandian, yaitu di aliran sungai pemandian Jeruk Manis Taman Nasional Gunung Rinjani, di Dusun Kampung Baru, Desa Jeruk Manis, Kecamatan Sikur.
Korban kedua atas nama Reza Andika Firdaus, ditemukan oleh warga sekitar pukul 19.15 WITA. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di lokasi yang tidak jauh dari penemuan korban pertama.
Jenazah kedua korban dibawa oleh warga dan anggota polisi ke Puskesmas Kotaraja, Kabupaten Lombok Timur, pada Sabtu (2/11/2019), sekitar pukul 22.00 WITA. Rencananya kedua jenazah mahasiswa Unram tersebut akan dipulangkan ke kampung halamannya di Pulau Sumbawa, pada Minggu (3/11/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Dokter Yoga Yuniadi meluruskan anggapan obat hipertensi menyebabkan ginjal rusak dan menjelaskan pentingnya menjaga tekanan darah tetap terkendali.