Dokumen CIA Beberkan Adanya Ancaman Serangan Pesawat Jelang 9/11
CIA membuka dokumen rahasia jelang 9/11 yang memuat peringatan ancaman pesawat, pembajakan, hingga rencana serangan di AS.
Orang Hilang - Freepik
Harianjogja.com, PALU— Basarnas mengerahkan tim SAR gabungan untuk mencari tujuh pendaki yang masih terjebak di Pos 3 Gunung Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), setelah kehabisan logistik makanan.
Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal mengatakan laporan mengenai kondisi para pendaki diterima Basarnas dari rekan mereka pada Minggu (13/9). Tujuh pendaki tersebut membutuhkan bantuan karena persediaan makanan mereka telah habis.
"Laporan kami terima dari rekan mereka, para pendaki kehabisan logistik di Pos 3 sehingga membutuhkan bantuan," kata Muh Rizal di Palu, Minggu.
11 Orang Mendaki Gunung Nokilalaki
Rizal menuturkan sekitar 11 orang melakukan kegiatan pendakian ke Gunung Nokilalaki pada Sabtu (12/9). Mereka mulai mendaki sekitar pukul 07.00 WITA dengan rencana melanjutkan perjalanan hingga ke puncak.
Namun, kondisi persediaan logistik makanan membuat perjalanan mereka terhenti. Para pendaki tidak dapat segera turun dari gunung karena kehabisan bekal.
Dari sekitar 11 orang tersebut, empat pendaki akhirnya memaksakan diri turun dari gunung untuk mencari bantuan. Mereka kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Basarnas pada Minggu (13/9) sekitar pukul 06.15 WITA.
"Empat orang memaksakan diri turun dari gunung, berupaya untuk mencari bantuan dan melaporkan kejadian itu kepada Basarnas pada Minggu (13/9) sekitar Pukul 06.15 WITA," ujarnya.
Basarnas Kerahkan Tim SAR Gabungan
Setelah menerima laporan, Basarnas langsung mengerahkan tim untuk melakukan pencarian. Tim SAR diberangkatkan sekitar pukul 06.32 WITA menggunakan kendaraan angkut personel milik Basarnas menuju kaki Gunung Nokilalaki.
Tujuh pendaki yang masih dalam pencarian masing-masing bernama Rani (18), Fahri, Farel, Ramadhan, Sigit, Deikal, dan Iman.
Untuk mendukung operasi pencarian, Basarnas membawa sejumlah perlengkapan. Peralatan tersebut meliputi mobil angkut personel, peralatan mendaki gunung, alat navigasi, alat komunikasi, peralatan medis, hingga peralatan evakuasi.
Tim SAR gabungan yang terlibat dalam pencarian terdiri atas personel Basarnas, keluarga korban, dan masyarakat. Tim diharapkan dapat segera menemukan tujuh pendaki yang masih berada di Gunung Nokilalaki.
"Tim SAR gabungan yakni personel Basarnas, keluarga korban dan masyarakat. Harapan kami tujuh orang itu dapat segera ditemukan," ucap Rizal.
Hingga Minggu pukul 11.10 WITA, Basarnas belum menerima informasi terbaru mengenai kondisi maupun keberadaan tujuh pendaki dari tim yang berada di lapangan.
"Tentunya perkembangan informasi akan kami sampaikan ke publik," kata Muh Rizal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
CIA membuka dokumen rahasia jelang 9/11 yang memuat peringatan ancaman pesawat, pembajakan, hingga rencana serangan di AS.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.
DKP DIY menggelar Gita Laut 2026 di Pantai Congot untuk menjaga sumber daya pesisir dan melibatkan generasi muda dalam sektor kelautan.
Warga Wirobrajan didorong mengolah sampah plastik menjadi kerajinan bernilai ekonomi. Bank Sampah Wira Peni kini memiliki 90 anggota.
Tiga ASN Jayawijaya tewas ditembak KKB. Jusuf Kalla mendorong operasi aparat diiringi pendekatan persuasif dan damai.