Macan Kumbang Masuk Permukiman di Batang, BKSDA Tambah Kamera Trap
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Jumlah korban yang meninggal dunia akibat gempa bumi di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, tercatat ada lima orang, bukan enam orang seperti yang disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebelumnya.
"Hasil konfirmasi menyebutkan ada satu korban yang dilaporkan dengan dua nama yang berbeda," kata Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Agus Wibowo dalam siaran pers lembaga yang diterima di Jakarta, Kamis (18/7/2019).
Menurut data BNPB, korban yang meninggal dunia terdiri atas Saimah Mustafa, 90, perempuan warga Desa Nyofifi, Kecamatan Bacan Timur; Asfar Mukmat, 25, laki-laki warga Desa Gane Dalam, Kecamatan Gane Barat Selatan; Aina Amin, 58, perempuan warga Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Timur Selatan; Biji Siang Kale, 63, perempuan warga Desa Gane Luar, Kecamatan Gane Timur Selatan; dan Sagaf Girato, 50, perempuan warga Desa Yomen, Kecamatan Jorongga.
Selain itu, menurut BNPB, gempa menyebabkan 32 orang terluka berat dan 97 orang terluka luka ringan serta mengakibatkan 1.061 rumah dan sedikitnya 78 fasilitas umum rusak berat, 1.412 rumah rusak sedang, dan 39 fasilitas umum rusak ringan.
"Kerusakan terbesar berada di Kecamatan Gane Barat Selatan, Kecamatan Kepulauan Joronga, Kecamatan Gane Barat, Kecamatan Gane Timur Selatan, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kecamatan Bacan Timur Selatan, dan Kecamatan Bacan Timur," jelasnya.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Maluku Utara, hingga Rabu (17/7/2019) sebanyak 13.250 keluarga yang terdiri atas 53.076 warga mengungsi di tempat-tempat pengungsian yang tersebar di 10 kecamatan akibat gempa yang terjadi pada 14 Juli.
Kabupaten Halmahera Selatan pada Minggu (14/7/2019) pukul 16.10 WIB diguncang gempa dengan magnitudo 7,2 yang pusatnya berada pada kedalaman 10 kilometer di 62 kilometer Timur Laut Labuha, Maluku Utara. Gempa itu diikuti dengan puluhan gempa susulan yang getarannya dirasakan oleh warga.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan telah menetapkan masa tanggap darurat selama tujuh hari yang akan berakhir pada Minggu (21/7/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Macan kumbang turun ke permukiman Batang. BKSDA Jateng mempertimbangkan penambahan kamera trap dan pemasangan rambu-rambu.
Road trip makin populer di 2026. Simak 5 tips persiapan sebelum perjalanan jarak jauh
Prabowo menyebut negara menanggung penuh iuran JKN bagi 96,8 juta warga tidak mampu dan membangun 66 RSUD di berbagai daerah.
Kemendagri membuka Program Masadagri Batch III 2026 dengan 65 posisi magang di 12 unit kerja. Pendaftaran dibuka 15-19 Agustus 2026 untuk mahasiswa D4 dan S1.
Festival seni rupa ARTJOG kembali digelar di Jogja National Museum (JNM), Yogyakarta. Berlangsung sejak 19 Juni hingga 30 Agustus 2026
Desain iPhone 17 Pro kini menginspirasi HP Android. Huawei Nova 16 SE, Itel Power 80, HMD Asha 305, dan Oppo A7 Pro Max hadir dengan harga mulai Rp1 jutaan.