Advertisement
Terungkap! Ratna Sarumpaet Gunakan Rekening Bantuan Danau Toba untuk Bayar Biaya Oplas
Aktifis perempuan Ratna Sarumpaet memberi keterangan tentang kasus penganiyaannya yang tersebar ke media sosial saat konferensi pers di rumahnya, Kampung Melayu kecil, Jakarta, Rabu (3/10/2018). - Suara.com/Muhaimin A Untung
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Drama kebohongan tentang penganiayaan Ratna Sarumpaet terus diungkap terkait fakta-fakta baru.
Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, pihaknya menemukan fakta-fakta baru terkait berita hoaks aktivis sosial Ratna Sarumpaet. Salah satunya adalah proses pembayaran operasi plastik atau oplas Ratna Sarumpaet yang ditransfer ke RSK Bina Estetika.
Advertisement
Setyo menjelaskan, dalam penyidikan polisi, Ratna Sarumpaet diketahui melakukan pembayaran operasi plastik ke RSK Bina Estetika menggunakan nomor rekening yang sama dengan nomor rekening yang digunakan untuk menampung pengumpulan dana bantuan korban tenggelamnya Kapal Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara beberapa waktu lalu.
"Nah itu kan dalam proses penyidik menemukan beliau melakukan pembayaran di rumah sakit dengan menggunakan rekening itu. Nah kalau rekan-rekan membuka di internet beliau menggunakan rekening itu untuk dana [bantuan] di Danau Toba," ujar Setyo di Amos Cozy Hotel, Jalan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (4/10/2018).
BACA JUGA
Menurut Setyo hingga saat ini ada enam laporan yang masuk ke polisi terkait kasus berita hoaks Ratna Sarumpaet. Lima laporan mengenai dugaan penyebaran berita bohong dan satu laporan terkait dugaan penganiayaan.
"Pelaporan polisi ada lima terkait ini [berita bohong] di Polda Metro Jaya. Sebetulnya ada enam, yang satu minta diungkap kasus penganiayaan RS [Ratna Sarumpaet]. Yang lima minta diungkap kejanggalan minta kasus kebohongan kasus RS. Pertama pelaporan gugur dengan keterangan Polda Jabar yang mengatakan bahwa di Jabar tanggal 21 tidak ada kegiatan seminar internasional, itu sudah gugur," Setyo menjelaskan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Aktivis KontraS Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta
- KPK Ungkap Pembagian Kuota Haji 2024 oleh Yaqut Cholil Qoumas
- Skandal Haji Eks Menag Yaqut: Kode T0, Bayar Rp84 Juta Bisa Berangkat
- Gugatan Kalah, KPK Jebloskan Mantan Menag Yaqut ke Rutan Merah Putih
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Dishub DIY Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Gelombang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Truk Kontainer Tabrak Pohon di Prambanan Klaten
- 50 Ribu Driver Ojol Maxim Terima Bonus Hari Raya
- Trump Klaim AS Menang Perang dengan Iran, Operasi Militer Berlanjut
- ASN Bantul Dilarang Pakai Mobil Dinas untuk Mudik Lebaran 2026
- Zakat ASN Sleman Rp13,2 Miliar, Dukung Program Masjid Ramah Pemudik
- Arus Mudik Tol Jogja-Solo Diprediksi Memuncak 18 Maret 2026
- Hashim Djojohadikusumo Akan Pimpin Satgas Pembiayaan Taman Nasional
Advertisement
Advertisement








