Pertamina Buka Suara soal Struk Pertalite Rp18.040 per Liter
Pertamina menjelaskan angka Rp18.040 per liter di struk Pertalite merupakan harga keekonomian BBM, bukan harga yang dibayar masyarakat.
Ilustrasi hujan lebat./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA—Prakiraan cuaca BMKG hari ini, Sabtu, menunjukkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di sejumlah kota besar di Indonesia. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem yang dipicu aktivitas atmosfer di berbagai wilayah.
Dalam laporan resmi, prakirawan BMKG Selly Brilian menjelaskan adanya daerah konvergensi yang memanjang dari Samudra Pasifik utara Papua Nugini hingga wilayah Samudra Hindia barat daya Bengkulu, serta melintasi Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Maluku Utara, Papua Tengah, dan Papua Selatan. Kondisi ini berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
Fenomena konvergensi tersebut menyebabkan peningkatan intensitas hujan di sejumlah wilayah. BMKG memprakirakan hujan sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Bandar Lampung, Jakarta, Serang, Yogyakarta, Pontianak, dan Tanjung Selor.
Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan mengguyur beberapa kota besar lain, seperti Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, dan Bengkulu.
Potensi hujan juga meluas ke sejumlah kota lainnya, di antaranya Bandung, Semarang, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Mataram, Makassar, Mamuju, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Ambon, Manokwari, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, hingga Merauke.
Di sisi lain, BMKG memprakirakan kondisi cuaca berawan terjadi di Kupang tanpa potensi hujan signifikan pada hari ini.
Selain peringatan hujan, BMKG sebelumnya juga mengingatkan potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatera Utara. Prakiraan ini berlaku pada periode 1 hingga 4 Mei 2026 dan perlu menjadi perhatian bagi nelayan serta pelaku aktivitas kelautan.
“Waspadai gelombang tinggi yang kemungkinan terjadi pada 1 hingga 4 Mei 2026 di sejumlah perairan Sumatera Utara," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Indah Riandiny Puteri di Medan, Jumat.
Ia menjelaskan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan berkisar antara 3 hingga 18 knot. Kondisi ini turut memengaruhi tinggi gelombang serta dinamika cuaca laut di kawasan tersebut.
Dengan kombinasi potensi hujan lebat dan gelombang tinggi, masyarakat diimbau terus memantau prakiraan cuaca BMKG hari ini guna mengantisipasi risiko bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pertamina menjelaskan angka Rp18.040 per liter di struk Pertalite merupakan harga keekonomian BBM, bukan harga yang dibayar masyarakat.
Lonjakan wisatawan sore hingga malam di Pantai Glagah dan Congot mendorong Dispar Kulonprogo memperpanjang jam operasional TPR demi mengoptimalkan PAD.
TelkomGroup dan Mitratel menanam 2.000 fragmen terumbu karang di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, untuk mendukung pemulihan ekosistem laut.
Harga batu bara acuan periode II Juni 2026 naik menjadi US$123,91 per ton. ESDM menyiapkan relaksasi kuota produksi menyusul kenaikan harga global.
KPK memeriksa Bendahara PBNU Mohammad Nuruzzaman sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang menjerat Yaqut Cholil Qoumas.
Sebanyak 10 bayi yang dievakuasi dari rumah di Pakem, Sleman, telah kembali ke orang tua. Satu bayi masih dalam pengasuhan sementara BRSPA.