HASIL DEKLARASI : Ma'ruf Amin Cawapres Jokowi

Ketua MUI Maruf Amin (kiri) dan CEO Obsession Media Group, Usama Hisyam disela penghargaan Obsession Awards 2018 dan Womens Obsession Awards 2018 di Jakarta, Kamis (22/3/2018). (JIBI/Bisnis - Nurul Hidayat)
09 Agustus 2018 18:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Ketua MUI Ma'ruf Amin sah didelkarasikan sebagai cawapres Jokowi.

Joko Widodo (Jokowi) akhirnya memilih Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden (Cawapres).

Hal tersebut diungkapkan Jokowi seusai melakukan pertemuan dengan ketua-ketua serta sekretaris jenderal partai-partai Koalisi Indonesia Kerja di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018) malam.

"Setelah saya mendengarkan masukan-masukan dari para ulama, ketua-ketua umum partai, seluruh pengurus partai, relawan di seluruh Tanah Air, dan tentunya aspirasi masyarakat luas, maka dengan mengucapkan bismillah, saya memutuskan untuk kembali mencalonkan diri sebagai capres RI periode 2019-2024," kata Jokowi.

Ia mengatakan, keputusan tersebut adalah tanggung jawab besar yang erat terkait cita-cita untuk meneruskan mimpi besar Indonesia.

Sebelumnya kuat dugaan cawapres Jokowi adalah Mahfud MD. Mahfud MD pun sudah mengakui Jokowi sudah memilihnya.

Jokowi lantas mengungkapkan keputusan penting, yang menurutkan ditentukan setelah melalui perenungan mendalam dan mengumpulkan aspirasi dari masyarakat.

"Maka saya memutuskan dan telah mendapatkan persetujuan dari partai-partai koalisi, yakni Koalisi Indonesia Kerja, bahwa yang akan medampingi saya sebagai cawapres periode 2019-2014, adalah Profesor Doktor Kiai Haji Ma'ruf Amin."

Kepastian itu dikatakan langsung oleh Mahfud MD sesaat sebelum menuju pertemuan partai koalisi Jokowi di Restoran Plataran, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (9/8/2018) sore.

"Ini pergulatan politik yang panjang dan kritis. Akhirnya keputusannya mudah dan smooth, akhirnya jatuh ke saya," kata Mahfud MD.

Mahfud MD mengatakan, sebelum diputuskan menjadi cawapres Jokowi, dirinya sudah melakukan pertemuan dengan Jokowi. Namun tidak bicara soal Pilpres 2019.

"Saya sering diajak diskusi, tapi tidak pernah bicarakan soal Pilpres," kata Mahfud MD.

Sumber : Suara