Advertisement
Pesan Ketua MPW PP DIY, Kader Duduki Jabatan Harus Jaga Amanah
kader Pemuda Pancasila DIY diminta menjaga amanah dan bekerja nyata dalam Halal Bihalal di Kalasan Sleman. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Ajakan untuk bekerja nyata dan menjaga kepercayaan publik mengemuka dalam Halal Bihalal Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila DIY di Ndalem 234 di Sambisari, Kalasan, DIY, Minggu (19/4/2026). Ketua MPW PP DIY Faried Jayen Soepardjan meminta kader, terutama yang menduduki jabatan publik, tidak mengecewakan masyarakat.
Pasalnya banyak kader PP DIY yang menduduki jabatan publik baik di legislatif maupun eksekutif. Menurut Faried kader yang kini duduk di jabatan publik, mulai dari kepala daerah hingga anggota legislatif harus terus berkomtimen menjaga amanah. Selain harus lebih dekat dengan masyarakat, jangan sampai mengecewakan masyarakat.
Advertisement
“Kader-kader ini harus dekat dengan rakyat dan bekerja nyata. Jangan sampai mengecewakan dan mengkhianati amanah dari masyarakat,” katanya.
Faried menegaskan PP DIY akhir-akhir ini memang lebih banyak bergerak dalam senyap terutama dalam membantu masyarakat melalui aksi sosial dengan tanpa publikasi besar. Ia juga meminta kader tidak terpengaruh kemungkinan stigma negatif yang muncul akibat ulah segelintir oknum.
BACA JUGA
“Selama ini kami bergerak membantu masyarakat secara diam-diam lewat bakti sosial dan lain-lain, jalan terus sampai sekarang. Setelah kami diam, ternyata mulai terlihat yang preman bukan kita. Maka kami mengajak teman-teman ini agar mari kita buktikan bahwa Pemuda Pancasila benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menyebut organisasi dengan lebih dari 50 ribu anggota di DIY itu kerap menghadapi dinamika internal. Namun, menurut dia, nilai dasar organisasi sejak berdiri pada 28 Oktober 1959 tetap harus dijaga, yakni mengedepankan pengabdian dan kontribusi nyata.
“Kami ini sebetulnya ormas yang tulus. Banyak anggota kami berjuang dengan tulus tapi dianggap tukang kisruh,” ujarnya.
Acara itu turut dihadiri Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo yang juga Ketua MPO PP DIY serta Muhammad Hilmy atau Gus Hilmy. Dalam kesempatan tersebut, Gus Hilmy menekankan pentingnya kesinambungan pembangunan daerah agar program tidak berubah setiap kali kepemimpinan berganti.
“Tanpa haluan yang jelas, kebijakan akan terus berubah mengikuti visi misi kepala daerah. Akibatnya, program tidak berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti pentingnya generasi muda menyampaikan aspirasi secara prosedural sesuai nilai demokrasi yang mengedepankan musyawarah dan gotong royong.
Hasto Wardoyo mengapresiasi kepemimpinan Faried Jayen yang dinilai mengedepankan kejujuran dan keterbukaan dalam organisasi. Ia juga mengingatkan generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan untuk menjaga sikap saling menghormati antargenerasi.
“Pemuda Pancasila meski kadang-kadang terlihat nakal, kacau serta citranya sedikit terganggu namun sebenarnya mereka ini punya andil dan peran signifikan ikut berkontribusi menciptakan ketenteraman,” kata Hasto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Paspor Indonesia Bebas Visa ke 42 Negara, Cek Destinasinya!
Advertisement
Berita Populer
- Salah Administrasi Desa Tak Boleh Berujung Pidana
- Jadwal KRL Solo-Jogja 20 April 2026, Cek Jam Berangkat Terbaru
- Kemendikdasmen Tindak Tegas Pengawas TKA yang Rekam Soal Ujian
- Tanpa Perluasan Lahan, TPST Modalan Bantul Tingkatkan Daya Olah
- Jadwal KRL Jogja-Solo 20 April 2026, Berangkat dari Tugu ke Palur
- Strategi DIY Tekan Anak Putus Sekolah, Libatkan Desa
- Daftar Password Paling Lemah di 2026, Jangan Dipakai Lagi
Advertisement
Advertisement







