Advertisement

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK, Ini Kasusnya

Newswire
Rabu, 04 Maret 2026 - 11:17 WIB
Abdul Hamied Razak
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Resmi Jadi Tersangka KPK, Ini Kasusnya Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. ANTARA - HO/ Humas Pemkab Pekalongan

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA—Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan telah menetapkan tersangka setelah melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan penetapan status hukum dilakukan dalam waktu 1x24 jam sejak penangkapan.

Advertisement

"KPK sudah menetapkan status hukum kepada pihak-pihak yang diamankan dalam 1x24 jam," ujar Budi kepada para jurnalis di Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Gelar Perkara Digelar Selasa Malam

Budi menjelaskan penetapan tersangka dilakukan setelah KPK menggelar gelar perkara atau ekspose pada Selasa (3/3/2026) malam. Setelah itu, kasus dinaikkan ke tahap penyidikan.

"Untuk kronologi, konstruksi, dan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka, kami akan sampaikan lengkap melalui konferensi pers," katanya.

Meski demikian, ia belum mengungkapkan waktu pasti pelaksanaan konferensi pers tersebut.

OTT Ketujuh KPK di 2026

Sebelumnya, pada 3 Maret 2026, KPK mengumumkan telah melakukan rangkaian tangkap tangan yang menjadi OTT ketujuh sepanjang tahun ini, sekaligus dilakukan pada bulan Ramadhan.

Dalam operasi tersebut, Fadia Arafiq diamankan bersama ajudan dan orang kepercayaannya di wilayah Semarang, Jawa Tengah.

Selain itu, KPK juga menangkap 11 orang lain dari Pekalongan. Salah satu di antaranya adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Mohammad Yulian Akbar.

Diduga Terkait Pengadaan Outsourcing

KPK menyebut OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam pengadaan outsourcing atau tenaga alih daya di sejumlah dinas Pemerintah Kabupaten Pekalongan.

Detail perkara, termasuk pasal yang disangkakan kepada para tersangka, akan disampaikan secara resmi dalam konferensi pers mendatang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Waspada Leptospirosis di Kota Jogja, Enam Kasus Ditemukan Awal 2026

Waspada Leptospirosis di Kota Jogja, Enam Kasus Ditemukan Awal 2026

Jogja
| Rabu, 04 Maret 2026, 13:57 WIB

Advertisement

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Wisata
| Minggu, 01 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement