Advertisement

Rel Pantura Pulih, Kereta Api Kembali Melintas di Pekalongan

Newswire
Senin, 19 Januari 2026 - 15:37 WIB
Maya Herawati
Rel Pantura Pulih, Kereta Api Kembali Melintas di Pekalongan Kondisi jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi yang tergenang banjir, Senin (19/1/2026). ANTARA - ist/KAI Daop Semarang

Advertisement

Harianjogja.com, SEMARANG—Arus perjalanan kereta api di jalur pantura Jawa Tengah mulai berdenyut kembali seusai banjir surut. Jalur KA antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi kini dapat dilintasi, meski masih dengan pembatasan kecepatan demi menjaga keselamatan.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan genangan air yang sempat menutup lintasan telah berada di bawah kepala rel sejak Senin (19/1/2026) siang.

“Genangan sudah surut, ketinggian genangan sudah di bawah kepala rel,” kata Luqman di Semarang, Senin (19/1/2026).

Ia menjelaskan, kereta yang melintas pada petak tersebut masih dibatasi dengan kecepatan maksimal 30 kilometer per jam. Pembatasan ini diberlakukan sebagai langkah pengamanan selama proses pemulihan prasarana berlangsung.

Seusai air surut, PT KAI langsung memusatkan perhatian pada percepatan normalisasi jalur dengan tetap memastikan keamanan dan keandalan perjalanan kereta.

“Setelah genangan surut, petugas melakukan langkah teknis untuk memperbaiki geometri rel atau mengembalikan posisi rel agar sesuai standar, mulai dari ketinggian, kelurusan, kemiringan, hingga kestabilan,” tambahnya.

Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat segera mengembalikan operasional perjalanan kereta api ke kondisi normal.

“KAI terus mempercepat normalisasi dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan perjalanan kereta api,” katanya.

Sebelumnya, jalur KA di pantura Jawa Tengah terputus sejak Minggu (19/1) menyusul banjir yang melanda wilayah Pekalongan. Banjir menggenangi rel di antara Stasiun Pekalongan dan Stasiun Sragi, sehingga memaksa penghentian sementara perjalanan sejumlah kereta.

Meski lintasan kini kembali dapat dilalui, sejumlah perjalanan KA masih dibatalkan sebagai dampak lanjutan bencana alam tersebut, sembari menunggu pemulihan jalur benar-benar stabil untuk mendukung operasional penuh.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Sleman Siapkan Embung di Wonokerto Jadi Penyangga Air Lereng Merapi

Sleman Siapkan Embung di Wonokerto Jadi Penyangga Air Lereng Merapi

Sleman
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai

Wisata
| Senin, 19 Januari 2026, 18:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement