Advertisement
Polda NTT Pastikan Jasad Korban Kapal Tenggelam Pelatih Valencia
Polda NTT memastikan jasad korban kapal tenggelam di Labuan Bajo adalah Fernando Martin Carreras, pelatih tim B wanita Valencia, Spanyol. - Antara.
Advertisement
Harianjogja.com, KUPANG—Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) memastikan jasad yang ditemukan Tim SAR gabungan dalam operasi pencarian korban kapal tenggelam di perairan Labuan Bajo merupakan Fernando Martin Carreras, pelatih tim B wanita klub Valencia, Spanyol.
Kepastian identitas korban diperoleh setelah Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda NTT melakukan proses identifikasi menyeluruh dengan mencocokkan data ante mortem dan post mortem. Sejumlah barang pribadi korban, seperti cincin dan jam tangan, menjadi petunjuk kuat dalam proses identifikasi tersebut.
Advertisement
Selain itu, kesesuaian data medis forensik, termasuk jenis kelamin, tinggi badan, serta ciri khusus berupa tato, turut menguatkan hasil identifikasi. Seluruh temuan itu telah dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga korban yang masih berada di Labuan Bajo hingga Minggu (4/1/2026).
“Benar yang bersangkutan adalah pelatih Valencia untuk tim B yang teridentifikasi melalui cincin dan jam tangan,” kata Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra di Kupang, Minggu.
Selain itu kepastian lainnya juga adalah ditemukan kesesuaian antara data ante mortem dan post mortem antara lain jenis kelamin pria dewasa, tinggi badan, ciri khusus seperti tato juga.
Dia mengatakan seluruh temuan tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga langsung yang masih berada di Labuan Bajo hingga Minggu (4/1) hari ini.
Dia mengungkapkan proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh oleh Tim DVI Biddokkes Polda NTT, dengan membandingkan data ante mortem (AM) dari keluarga dan kedutaan, serta data post mortem (PM) hasil pemeriksaan medis forensik.
Tentunya ujar dia proses identifikasi juga dilakukan secara hati-hati dengan mengedepankan prinsip ilmiah dan kemanusiaan.
“Tim DVI mengumpulkan dan mencocokkan data primer dan sekunder sesuai protokol Interpol, meskipun data primer seperti sidik jari tidak dapat digunakan secara optimal akibat kondisi jenazah,” tambah dia.
Saat ini, jenazah korban kecelakaan kapal wisata itu berada di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo untuk penanganan lanjutan.
Karena masih menunggu proses koordinasi pemulangan ke negara asal bersama pihak keluarga dan perwakilan kedutaan.
Sebelumnya, kecelakaan laut menimpa kapal motor Putri Sakinah yang mengangkut wisatawan di perairan Selat Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.
Kapal pinisi itu membawa 11 penumpang yang terdiri dari enam wisatawan mancanegara asal Spanyol, satu orang pemandu wisata, serta empat orang kru kapal.
Dari total 11 orang yang berada di atas kapal, tujuh orang berhasil diselamatkan. Sedangkan empat orang lainnya masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian.
Hingga kini, jenazah Fernando Martin Carreras masih berada di fasilitas kesehatan di Labuan Bajo sambil menunggu proses koordinasi pemulangan ke Spanyol bersama keluarga dan pihak kedutaan. Sementara itu, Tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang dinyatakan hilang akibat kecelakaan kapal wisata di perairan Nusa Tenggara Timur tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAGI Ungkap Dua Penyebab Dugaan Sinkhole di Limapuluh Kota
- Indonesia Larang Impor Daging Babi dari Spanyol akibat Wabah ASF
- Bareskrim Selidiki Dugaan Kejahatan Lingkungan di Banjir Bandang Aceh
- Kim Jong Un Klaim Uji Rudal Hipersonik Respons Situasi Global
- Venezuela Bergejolak Usai Maduro Ditangkap Pasukan AS
Advertisement
Advertisement
Jadi Primadona, Umbul Pelem Klaten Raup Omzet Miliaran Sepanjang 2025
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Layanan SIM Corner di Jogja Hari Ini, Selasa 6 Januari 2026 M
- Jalur Trans Jogja, Selasa 6 Januari 2026
- Salip TikTok, Reddit Jadi Media Sosial Terpopuler Keempat di Inggris
- Agenda Event, Konser dan Olahraga, 6 Januari 2026
- PSS Sleman Takluk, Ansyari Akui Tekanan Kendal Tornado
- MBG Kulonprogo 2025 Capai 92 Persen, Dilanjutkan 8 Januari
- Bukan Rossi atau Marquez, Lorenzo Sebut Pedrosa Rival Paling Dibenci
Advertisement
Advertisement




